Selasa, Agustus 27, 2012

Jika kita perhatikan gerak Syiah dalam mendakwahkan ajarannya pada mulanya datang dengan slogan akhlak dan cinta, toleransi dan persatuan, seperti yang kita saksikan saat ini di Indonesia, cara dakwah ini terus berlanjut dan terus digalakkan, mereka lakukan demikian untuk mendapatkan simpati dari masyarakat dan tentunya dengan mengangkat isu “Cinta kepada Ahlul Bait Nabi Muhammad sawâ€.
Namun ketika sudah merasa punya massa yang banyak, mereka mulai agak beringas dan kasar, menampakkan sifat asli mereka dalam membenci dan memusuhi kaum Muslimin, sebagaimana yang kita saksikan saat ini di Iran, Lebanon, Suriah, Irak, Yaman, dll.
Di Facebook, tak ada lagi taqiyah bagi mereka, celaan dan cacian kepada simbol-simbol Islam dan Ahlus sunnah itu sudah sangat banyak dan tak terhitung lagi, dengan ungkapan-ungkapan makian yang kasar dan tak beradab. Seperti yang pernah kami angkat dalam artikel Akhlak Facebooker Syiah kepada Khalifah Nabi saw.