Waspada buku putih syiah bag.2 buku putih menipu bangsa Indonesia

Awas taqiyyah orang syiah menipu orang indonesia!

KOMENTAR

1. Masih tentang “menurut ulama syiah yang muktabar”

Di halaman 22 sebanyak 2x disebutkan bahwa diantara kitab standar yang menjadi rujukan standar di kalangan ulama syiah adalah: al-kafi karya al-kulaini, man la yahdhuruhu al-faqih karya al-Shaduq ibn Babawaih, al-Tahdzib dan al-Istibshar karya al-Thusi.

Kalau kitab-kitab sumber rujukan syiah yang muktabar itu mengatakan bahwa abu Bakar dan Umar kafir, terlaknat, kemudian penduduk Madinah lebih busuk dan lebih kafir dari penduduk Makkah dll apakah para imam itu khususnya al-Kulaini itu sufaha` (bodoh) dan dewan pengurus pusat ahlulbait Indonesia yang uqala` (pandai)?

Terus kalau ada pertentangan antara ahlulbait indonesia dengan ulama dan kitab-kitab syiah yang muktabar siapa yang dibenarkan dan siapa yang didustakan? Saya khawatir ini akal bulus syiah indonesia untuk membodohi umat islam. perhatikan masalah taqiyyah berikut:
2. Masalah taqiyyah

Menurut buku ini taqiyyah ada dua macam:


Perhatikan kalimat di kovernya “untuk kesepahaman demi kerukunan umat Islam”! Buku ini dikarang bukan untuk menerangkan syiah yang sebenarnya tapi untuk “kerukunan karena mereka minoritas terpojok oleh kesesatannya yang terbongkar melalui kasus sampang.

Tidakkah para pembaca mencium aroma taqiyyah tingkat tinggi?!
Awas jangan mau ditipu oleh orang-orang yang ikut aliran sesat syiah!
Taqiyyah model syiah (taqiyyah yang kedua) ini tidak ada dalam islam, malah dilarang karena mirip sekali dengan istilah nifaq yaitu menyembunyikan kebid’ahan atau kekufuran mereka dari umat islam sunni untuk kepentingan mereka supaya bisa hidup di tengah sunni, hingga apabila sudah waktunya mereka akan terus terang.
Buku putih ini bisa dibilang sebagai bentuk syiah yang paling “santun” bukan yang sesungguhnya sebab tidak ditulis untuk menerangkan syiah apa adanya tapi untuk menjaga perasaan dan menenangkan muslim Indonesia yang sunni biar tidak terus mendukung fatwa MUI yang membongkar kesesatan syiah.
Allah berfirman (QS. Al-Baqarah: 9):

 

يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ  9

“mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, Padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.”
Ini bentuk yang paling santun, lalu bagaimana bentuk aslinya? Bentuknya adalah seperti syiah iran seperti syiah Khumaini yang menghina Nabi i dan menghina para pengikut Nabi -Shalallahu alaihi wa salam-.

3. Contoh taqiyyah untuk mengelabui ahlussunnah biar tidak marah, biar mau rukun dengan syiah:
Scan Halaman 25 dari buku putih syiah

Perhatikan kalimat:

دعوا ما وافق القوم فإن الرشد في خلافهم

Mereka terjemahkan: “jauhi (pandangan) kaum (pengikut para penguasa) itu karena kebenaran berada pada kebalikan dari (pandangan) mereka.”
Para pembaca yang cerdik pandai, yang diberi anugerah akal dan hidayah islam, saya bertanya sekarang:
a. Anda tahu siapa yang dimaksud dengan kaum (pengikut para penguasa)?

Kaum yang dimaksud adalah ahlussunnah waljamaah.
Penguasa yang dimaksud adalah Khalifatu Rasulillah Abu Bakar, Amirul Mukminin Umar dan Usman, Muawiyyah (tidak kita sebutkan amirul mukminin ali dan Hasan karena mereka hanya mengakui untuk mereka dan keturunannya saja sebagaimana telah ditunjuk oleh Allah dari langit kata mereka). Maka para khalifah itu (selain ahlulbait) mereka anggap hanya sekedar penguasa secara de facto bukan secara syar’I, sebab secara syar’I mereka adalah perampas hak ahlulbait, zhalim kafir!.
Perhatikan kata mereka:

Perhatikan penekanan mereka pada kata berikut:

Jadi setelah disebut sebagai fakta sejarah yang tidak bisa ditolak kebenarannya (baca: keberadaannya!) dan mereka juga adalah sahabat Nabi yang mulia dan nyatanyapun mereka memiliki banyak prestasi (entah prestasi apa?!) lalu mereka menegaskan bahwa sikap syiah yang ditetapkan dalam konferensi London 1985 syiah hanya mengakui secara de facto (ingat secara de facto saja bukan secara agama dan secara syar’i) kekhalifahan tiga khalifah sebelum Imam Ali. Jadi mereka itulah yang dimaksud penguasa, dan kita ini pengikut para penguasa bukan para imam yang shalih, tapi penguasa zhalim.

Para pembaca yang beriman dengan mencintai sahabat dan ahlulbait, bukti kalau sahabat abu Bakar dan Umar tidak ada harganya bagi syiah, dan tidak dianggap sebagai sahabat Nabi -Shalallahu alaihi wa salam- yang baik, adalah:

Pertama: didalam daftar 197 sahabat Nabi yang mereka klaim sebagai panutan dan teladan dari halaman 40 sampai 49, tidak ada nama Abu Bakar, Umar, dan Usman. Katanya sahabat nabi yang mulia Yang punya banyak prestasi? Mana Abu Hurairah, Thalhah, al-Zubair, isteri-isteri Nabi -shalallahu alaihi wasalam-?

Yang aneh mereka malah memasukkan Muhammad bin Abu Bakar (al-Shiddiq). Mengapa? Karena ikut menentang kebijakan khalifah Usman dan hidup dalam asuhan Ali bin Abi Thalib -Radiallahuanhu-

Jadi mereka dusta ketika mengatakan abu Bakar dan Umar sahabat nabi yang mulia. Kalau betul mulia tentu disebut pertama kali sesuai dengan urutan sejarah dan keutamaannya atau paling tidak disebut di dalamnya biar dustanya tidak mudah diketahui. Atau paling tidak Muhammad bin abu Bakar tidak dimasukkan sebab ia hanyalah sahabat kecil karena dilahirkan oleh ibunya Asma’ binti Umais saat perjalanannya menuju Makkah dari Madinah untuk haji wada’”.

Read more

Hadits Tsaqalain

abu fathimah bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah, washshalatu wassalamu ala rasulillah wa shahbihi wa man waalah, wa ba’du: Banyak dari penganut syi’ah yang mendasarkan ajaran mereka dengan hadits tsaqalain dan mengatakan hadits ini menunjukkan pengangkatan Ahlul Bait Rasulillah sebagai imam atau khalifah, lalu bagaimanakah sebenarnya mendudukkan hadits tsaqolain? Berikut ini rangkuman kami dari ceramah al Ustadz Abu Hamzah … Read more

AKAR MASALAH KERUSUHAN SAMPANG

(BENTROK SUNNI-SYIAH) Berita ini meskipun agak telat namun masih sangat relevan sebagai salah satu upaya meluruskan sejarah. Kemudian juga sebagai bentuk ralat dari makalah gensyiah sebelumnya yang kurang tepat, yaitu saat menafsiri rekomendasi mui pusat untuk kasus sampan yang berbunyi” Meminta kepada pemerintah agar melakukan langkah-langkah strategis dan positif dalam menyelesaikan masalah konflik yang terjadi … Read more

WASPADA “BUKU PUTIH MAZDHAB SYIAH” YANG TIDAK PUTIH (bag. 1)

KOMENTAR Ingat syiah ingat darah! Ingat Abdullah bin Saba` al-Yahudi! Ingat Majusi Persia yang dendam kepada Islam! ingat kejahatan mereka di Iran, di Irak, di Suria! Ingat agama imamiyyah, mut’ah dan taqiyyah yang penuh kebohongan! Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil ‘alamin washshalatu wassalamu ala asyrafil anbiya` walmursalin wa aalihi wa shahbihi ajmaiin. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, ini … Read more

KH Abdul Hamid Baidlowi: Said Aqil Siradj menghina Nabi 2X

KH Abdul Hamid Baidlowi (kiri). Said Aqil Siradj (kanan). KH Abdul Hamid Baidlowi (ulama sepuh NU) menyatakan keprihatinan akan meluasnya gerakan Syiah di Indonesia. “Parahnya, NU pun sudah mulai digerogoti akidah Syiah,” kata Kiai Baidlowi yang juga menangisi tahta NU 1 yang kini dijabat alumnus Lirboyo dan Ummul Qura namun akidahnya sesat dan menyesatkan. Keprihatinan … Read more

Basysyar assad: Permainan telah berakhir

Gensyiah: pihak berwenang Suriah mengirim pesan teks ke ponsel di seluruh negeri yang ditujukan kepada para pejuang yang memerangi Bashar al-Assad. Pesan itu berbunyi: “. Permainan telah berakhir” Surat tersebut ditandatangani tentara Arab Suriah, dan mendesak pejuang untuk menyerahkan senjata mereka, dan memperingatkan mereka bahwa Suria memulai kampanye untuk mengusir para pejuang asing. Penduduk Suriah … Read more

Dr Said Aqil Siradj Dulu dan Kini

(Dulu: Syiah sesat, Kini: Syiah tidak sesat) PERJALANAN hidup manusia melalui berbagai fase dan juga perubahan fisik, mental, dan juga spiritual. Adanya perubahan ini menjadi bukti nyata bahwa hanya Allah Azza wa Jalla yang kekal. Dan kalau bukan karena karunia dari-Nya manusia tidak akan kuasa untuk teguh dalam menetapi sesuatu termasuk agamanya (istiqamah). Karena itu, … Read more

GEN SYIAH BERSAMA MUI JAWA TIMUR

Pertemuan antara tim gensyiah.net dengan MUI Jatim (Kamis 20 sep 2012) merupakan bentuk kerukunan dan satu misi dalam menegakkan kalimat Alloh di muka bumi ini, khususnya dalam meluruskan aqidah syi’ah. Mereka saling mendukung dan tolong menolong dalam kebaikan.gensyiah.net menghadiahkan buku-buku bermanfaat yang bisa digunakan untuk menumbangkan aqidah syi’ah, yang mana buku-buku tersebut didapat dari Kuwait, … Read more

syiah, resmi dilarang di seluruh wilayah jawa timur!

(Pergub Jatim no 55/2012) alhamdulillah, perjuangan MUI Jatim selama 3 bulan akhirnya berhasil. yaitu perjuangan untuk menjadikan 10 kriteria aliran sesat yang ditetapkan MUI Pusat (2007) dan fatwa MUI Jatim Khususnya tentang Ahmadiyah dan Syiah (2012) sebagai acuan pemerintah propinsi Jawa timur dalam mengawasi aliran sesat di seluruh wilayah jawa timur. berikut ini peraturan Gubernur … Read more

ABU SALAFY BERKOMENTAR, GENSYIAH MENJAWAB

Abu Salafy berkomentar dalam makalah kami : “Murid-murid Habib Ali al Habsyi masih menyebarkan pemahaman Syi’ah dan memusuhi sunnah” berikut ini jawaban kami: Komentar Abu Salafi (AS): Komentar ini tolong dicantumkan ya. Karena ini adalah fakta. Jika anda seorang yang adil dan obyektif, pasti akan menampilkan komentar ini, agar informasi berimbang. االامام مالك روى الخلال … Read more

Pemimpin Syi’ah sampang dapat bonus 2 tahun penjara menjadi 4 tahun

Alhamdulillah, Hukuman yang diputuskan sebelumnya terhadap syi’ah yang terbukti melakukan penistaan agama dengan masa hukuman 2 tahun penjara, akhirnya ada perbaikan keputusan dengan tambahan 2 tahun lagi, maka menjadi 4 tahun penjara, berikut informasinya : Surabaya – Pemimpin komunitas Islam Syiah di Sampang, Madura, Tajul Muluk, divonis empat tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi di … Read more

3 Ayat yang meruntuhkan Aqidah Syi’ah

Intisari Ceramah Syeikh Abdul Muhsin al Ahmad Syi’ah bertaqarrub (mendekatkan diri) dengan perbuatan-perbuatan syirik. Kami katakan: Kami akan ikut kalian ke kuburan manapun yang menurut agama anda suci atau keramat, dan kami akan ikut beribadah dimanapun yang kalian inginkan dengan syarat jika hal ini sesuai dengan alqur’an dan tidak bertentangan dengan al Qur’an. Syi’ah berkata … Read more