Banyak berita bahwa syiah dukung hamas Dan roket yg nyerang Iran adalah buatan Iran. Ini dusta sebagaimana dustanya berita bahwa syiah anti Israel Dan amerika . Perhatikan berita Berikut sebagaimana dimuat di http://news.fimadani.com/read/
Dalam wawancaranya dengan Hidayatullah, Ustadz Bachtiar Natsir menjelaskan bahwa senjata roket yang digunakan oleh Hamas bukan berasal dari Iran, melainkan berasal dari produksi dalam negeri Palestina. Sedangkan yang menggunakan roket Iran adalah faksi Jihad Islam.
“Di Gaza memang ada faksi Syiah yaitu Jihad Islam. Tapi jumlah mereka kecil. Hamas paling dominan. Peran Iran di Gaza sangat kecil. Roket yang dipakai menyerang Tel Aviv oleh Izzudin Al Qassam bukanlah roket Fajar 5 milik Iran, tapi 1300 roket Hamas yang masuk ke Tel Aviv itu adalah roket Al Qassam. Roket Al Qassam hanyalah salah satu persenjataan yang teknologinya murni buatan kader-kader Hamas. Selain roket tersebut, Izzudin Al Qassam juga sudah mampu membuat granat hingga bazooka.â€
Roket Iran memang ada, tapi sedikit, itupun banyak dipakai oleh Jihad Islam bukan Hamas. Hamas sudah memiliki teknologi sendiri. Demikian penjelasannya. Berdasarkan informasi Wikipedia, jumlah milisi Jihad Islam kurang dari 1.000 personil.
Sekjen MIUMI ini mewanti-wanti media bahwa memang ada bantuan dari Iran pada Hamas, akan tetapi bantuan itu bersifat politik, sebagaimana ucapan Khalid Misy’al yang berterimakasih kepada negara-negara sosialis Kristen yang mendukung Palestina.
“Yang perlu diingat juga, Hamas menerima bantuan dari Iran bukan berarti mentolerir akidah Syiah-nya. Kalaupun ada kesepakatan kerjasama itu hanya sebagai manuver politis bukan karena kesamaan akidah. Satu lagi, bukan hanya Iran, orang Kristen, atheis, komunis atau apapun kalau memberi bantuan roket pasti akan diterima. Hamas juga mengapresiasi sikap Hugo Chavez dan pemimpin-pemimpin dunia yang turut mengecam arogansi Zionis-Israel. Jadi rasa terima kasih Hamas bukan hanya ke Iran semata. Semua rasa terima kasih itu tidak lebih sebagai sebuah kepentingan politik.â€
Ustadz yang memimpin lembaga Al Quran ini menekankan informasi yang benar tentang hubungan antara Palestina dan Iran.
“Sekali lagi, yang banyak menggunakan roket Iran adalah Jihad Islam bukan Hamas. Iran benar-benar memanfaatkan ini untuk pencitraan. Kita juga harus ingat bahwa Iran mendukung Bashar Al Assad di Suriah. Bashar termasuk yang menutup kantor Hamas di Damaskus. Jadi masalah Gaza juga tidak bisa dipisahkan dengan masalah Suriah.â€
sebagaimana juga diberitakan di http://www.hidayatullah.com/