KENCING DAN TAHI IMAM ITU SUCI, MEMAKANNYA ADALAH JALAN MASUK SURGA!

Alhamdulillah, tabligh akbar dengan tema “Membongkar kedok syiah” telah berhasil diselenggarakan tanggal  31 -12 -2012  di masjid Jami’ Al-Umm Malang yang diikuti oleh lima ratus peserta; santri, mahasiswa, para ustadz dan umum serta pendengar 3 radio: 1. Radio al-Umm 102,5 FM malan 2. Radio muadz bin jabal Kendari 3. Radio Gema Madinah FM Martapura Acara … Read more

Imam Ali: andai saja muawiyah mau menukar 1 orangnya dengan 10 syiahku

Para pembaca yang dimuliakan Allah, bagi anda yang berhalangan mengikuti kajian “Ahlul Bait dan Sahabat” yang bisa kita ikuti di streaming radio al Umm http://radio-alumm.binamasyarakat.com/ setiap hari kamis pukul 16.00 WIB – selesai berikut kami sampaikan sedikit rangkuman dari kami kajian Edisi 12, yang disampaikan Al Ustadz Agus Hasan Bashori, meskipun tidak sampai akhir kajian semoga yang … Read more

Kajian bulanan ziarah kubur yang ternoda

Pemateri: Ustadz Abu Qatadah (Pengasuh Ponpes Ihya’us Sunnah Tasikmalaya Garut Jawa Barat) Waktu: Ahad, 30 Desember 2012 M / 17 Shafar 1434 H Jam 08.30 WIB s/d 12.00 WIB Tempat: Masjid Jami’ Al-Sofwa Jl. Raya Lenteng Agung Barat No. 35 Jagakarsa Jakarta Selatan Telp. (021)78836327, Fax. (021)78836326 Rute: Dari terminal Kampung Rambutan: Naik Mikrolet 19 … Read more

Menelanjangi Buku Syiah Karya Istri Kang Jalal

Jakarta (SI ONLINE) – Ruang Melati, Hotel Milenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat terasa dingin. Pasalnya, ruangan besar berkapasitas seratusan orang itu hanya diisi sekitar tiga puluhan orang saja. Diskusi seputar Syiahlah yang akhirnya mampu menghangatkan ruangan itu, dari pagi hingga siang, Senin 17 Desember 2012. Selama setengah hari, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Agama (Balitbang … Read more

Siapa yang meloloskan buku-buku yang merusak agama anak bangsa?

Ketika kami turunkan makalah tentang pensyiahan Indonesia secara sistematis mungkin dihati kita ada tanda Tanya besar, bagaimana mungkin buku-buku syiah yang penuh dengan kesesatan tersebut bisa lolos dan bahkan resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam? Marilah kita menoleh kebelakang sejenak untuk melihat siapa saja orang yang diberi wewenang ikut andil dalam menyusun kurikulum pendidikan di Indonesia?

 

Sebagaimana dimuat di Nahimunkar.com dari beritasatu.com dengan judul “Goenawan Mohammad Dilibatkan Susun Kurikulum Pelajaran Sastra” maka kita bisa menjadikannya sebagai contoh, sekali lagi sebagai contoh –sebab kita memang belum tahu siapa yang meloloskan- bahwa lolosnya buku syiah tersebut sangat mungkin jika orang-orang yang ditunjukkan untuk membentuk karakter bangsa melalui buku-buku pendidikan anak-anak bangsa ini tidak memiliki akidah yang sesuai dengan akidah al-Quran dan sunnah. Disebut di nahimunkar.com:

 

“Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, mengatakan sastra akan masuk ke dalam kurikulum dan diajarkan di sekolah-sekolah.

“Bagi generasi muda, sastra itu sangat penting. Sesuai dengan apa yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, tidak hanya olah nalar atau pikir saja yang diajarkan di sekolah. Tapi juga olah cipta dan rasa,” kata Wiendu, di Jakarta, Senin (19/11).

Saat ini Kemendikbud sedang melakukan penyusunan kurikulum dengan melibatkan para sastrawan, misalnya Goenawan Mohammad.”

mari mengenal siapa Goenawan Mohammad !

Cara Goenawan Mohamad Pemimpin Tempo Jualan Marxisme dan Merusak Agama

BAGI yang belum tahu latar belakang Goenawan Mohamad (GM), mungkin terheran-heran dengan minatnya terhadap bacaan-bacaan dan pemikiran-pemikiran yang membincangkan soal Tuhan namun dengan orientasi yang meniadakan, meragukan, dan sejenisnya.

Cobalah sesekali kunjungi situs taman kembang pete yang memuat wawancara majalah porno Playboy edisi 16 April 2007 dengan Goenawan Mohamad (GM) (http://tamankembang pete.blogspot.com/2007/04/playboy-interview-goenawan-mohamad.html). Dari wawancara itu, antara lain bisa diketahui bahwa bapaknya GM adalah seorang tokoh Marxis yang berpengaruh di Pekalongan.

GM sendiri mengakui bahwa bapaknya kiri. “Iya, Bapak saya seorang kiri. Saya terlalu kecil waktu itu untuk mengerti. Kakak saya, Kartono, cerita dalam perpustakaan bapak saya itu Karl Marx isinya. Dia aktivis politik, pelopor kemerdekaan. Dia dibuang ke Digul bersama ibu saya. Pulang, tahun 1945, Belanda datang dia ditangkap, ditembak mati. Saya umur lima tahun ketika itu.”

Bahkan, melalui wawancara majalah porno tersebut, GM memposisikan orang-orang yang berpaham komunis setara dengan yang non komunis. Menurut GM, “Saya lihat orang-orang komunis sama patriotiknya dengan yang bukan komunis, sama-sama ingin membikin Indonesia lebih baik…” Begitu kata GM.

Lain yang dikata GM lain pula dalam kenyataan. Dan ternyata, patriotisme kaum yang berpaham komunis itu ditunjukkan –setidaknya– melalui dua kali kudeta, di tahun 1948 dan 1965, membunuhi ulama; juga mengolok-olok agama dan umat beragama, sebagaimana kini dilakukan oleh sebagian anasir JIL (Jaringan Islam Liberal) dan sejumlah mahasiswa kiri di UIN/IAIN.

Dalam salah satu catatan pinggirnya berjudul Atheis (30 Juli 2007), GM seperti sedang ‘membanggakan’ kitab bacaannya yang membincangkan keberadaan tuhan, antara lain God Is Not Great: Religion Poisons Everything karya penulis Inggris bernama Christopher Hitchens yang meyakini bahwa Tuhan tidak akbar dan bahwa agama adalah racun. Masih ada beberapa buku lainnya yang dibaca GM, meski tidak tuntas.

Bagaimana kesan GM setelah membaca buku-buku –yang tidak tuntas itu? Menurut GM, “… saya telah merasa setengah terusik, tersinggung, berdebar-debar, terangsang berpikir, tapi juga gembira…”

Sebuah potret perasaan yang membingungkan, dan boleh jadi mewakili kondisi psikis GM secara keseluruhan. Kalau membaca buku-buku seperti itu membuat GM terusik, tersinggung, berdebar-debar dan sebagainya, mengapa ia menyediakan waktu khusus untuk mengunyah-ngunyah sesuatu yang tidak bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat luas.

Bukankah akan lebih baik energi dan kekuatan berfikir GM dicurahkan membaca-baca buku bermanfaat, seperti cara menanam tomat yang baik, cara menanam padi yang baik, kemudian ditulis di majalahnya untuk dibaca dan diterapkan oleh orang lain?

Tapi, itu merupakan pilihan GM membaca buku-buku yang tidak ada manfaatnya bagi rakyat kebanyakan. Meski, GM setelah membaca buku-buku itu –dan tidak tuntas– ia merasa setengah terusik, tersinggung, berdebar-debar, terangsang berpikir, tapi juga gembira. Mengapa gembira? Karena, menurut GM, “…kini datang beberapa orang atheis yang sangat fasih dengan argumen yang seperti pisau bedah. Dengan analisa yang tajam mereka menyerang semua agama, tanpa kecuali, di zaman ketika iman dikibarkan dengan rasa ketakutan, dan rasa ketakutan dengan segera diubah jadi kebencian. Dunia tak bertambah damai karenanya. Maka siapa tahu memang dunia menantikan Hitchens, Harris, dan Dawkins. Siapa tahu para atheis inilah yang akan membuat kalangan agama mengalihkan fokus mereka dan kemudian berhenti bermusuhan.”

Jadi, GM gembira karena para penganut atheis telah hadir dengan pisau argumennya yang tajam dan menyerang semua agama, sehingga kehadirannya bagaikan Imam Mahdi dalam konsep syi’ah (bukan Imam Mahdi yang disabdakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) atau Lia Eden, yang memang ditunggu-tunggu dunia, bahkan siapa tahu para penganut atheis itu menjadi juru damai di antara penganut agama yang ‘gemar’ bertikai satu sama lain. Begitulah kira-kira konsepsi GM, sehingga ia gembira.

Bila para penganut agama cenderung bertikai satu sama lain, sehingga suara dan kehadiran para penganut atheis menjadi perlu; maka, bila pelaku pertikaian dan sumber pertikaian itu sendiri bukan penganut agama tetapi sebuah rezim, seperti rezim Bush menyerang Iraq, menyerang Afghanistan dan sebagainya bukan atas nama agama, maka isme apa yang ditunggu-tunggu untuk besuara dan hadir?

Read more

YANG BERTANGGUNGJAWAB ATAS TERBUNUHNYA IMAM HUSAIN!

Abu Hamzah Yang bertanggung jawab atas terbunuhnya Imam Husain  dan ahlulbait lainnya ada banyak pihak, antara lain: Penduduk Kufah Penduduk kufah lah yang menulis 500 surat kepada Imam Husain yang ada di Madinah agar datang ke Kufah untuk dinobatkan sebagai Imam hingga Imam Husain jadi berangkat padahal sudah diperingatkan oleh para sahabat. Setelah Ibnu … Read more

Bukti pensyiahan Indonesia secara sistematis (bag.2)

Setelah kita hadirkan bukti bahwa anak-anak SD di Solok sudah diberi buku bacaan yang menggunakan anggaran Belanja Daerah (Pemkot Solok) dengan buku yang berjudul Qalbun Salim, yang isinya mengajarkan kepada ana-anak usia SD agar mereka mengimani imam Syiah yang dua belas yang dimulai dari Imam Ali, dan diperintah agar membenci dan memusuhi pemimpin yang tidak sah alias zhalim, mulai dari Khalfah Abu Bakar, Khalifah Umar dan Khalifah Usman, hingga Bani Umayyah (yang dimulai dari Sahabat Muawiyyah, terus termasuk khalifah Umar bin Abdul Aziz), Bani Abbasiyyah (termasuk Khalifah Harun al-Rasyid) rahimahumullah jami’an.

Anak-anak SD itu dicekoki doktrin bahwa yang mengingkari imam dua belas syiah adalah orang yang hatinya dipenuhi oleh kegelapan kekufuran dan kesyirikan.

Lalu anak-anak SD itu juga diajari agar bertaqiyyah menyembunyikan akidah syiah yang sesat ini dari kaum muslimin jika khawatir tidak baik.

Kini kita hadirkan buku ke dua dengan judul “Dosa-dosa besar”.

Perhatikan nama penulis “Prof. Dasteghib”

Sementara di buku pertama: “Abdullah Husain Dasteghib” satu penerbit , satu paket sama-sama cetak tahun 2010, tetapi penulisan nama pengarang saja jauh berbeda. Kita khawatir ini bagian dari kebodohan atau bahkan penipuan, tidak professor ditulis professor.

Alamat penerbitnya:

 

Perhatikan stempel-stempelnya:

 

Perhatikan siapa yang memutuskan?

 

Kita tidak tahu siapa yang bermain diatas. Perlu ada orang yang menyelidiki, sebab ini termasuk pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia yang sunni.

Apa isi buku yang didoktrinkan kepada anak-anak SD?

  1. Syiah itu tidak akan masuk neraka

 

  1. Hadits itu sabda para imam ma’shum yang dua belas (Ditambah Nabi dan Fatimah), bukan sabda Rasul -Shalallahu alaihi wasalam- saja sebagaimana ahlussunnah. (banyak sekali kalimat yang semakna dengan ini) misal hal 49:

 

  1. Doktrin agar menjadi syiah sejati

 

  1. Yaitu orang-orang yang disebut dalam al-Qur`an sebagai Khairul Bariyyah (manusia terbaik)

 

 

  1. Yang beriman dengan wilayah/ imamah Syiah dijamin selamat

 

  1. Cinta ahlussunnah kepada ahlullbait tidak sah sebab tidak ikut ahlulbait (baca syiah)

    Read more

Palestia ! masa-masa yang sulit!

GenSyiah: Dunia memang indah, meskipun kadang-kadang sangat pahit .. Ini seorang Bapak Palestina telah menghadapkan pandangannya ke arah buah hatinya dalam rupa yang menyayat-nyayat hati .. Setelah mereka meramaikan rumah dengan tawa dan candanya yang menyenangkan .. kini keduanya terbujur kaku tak bernyawa .. Setelah mereka bahagia dan bersuka cita dengan keluarga mereka yang kecil, … Read more

Kajian Bulanan Masjid Jami’ Al-Sofwa

  Mayoritas kaum Muslimin pada hari ini terjebak di antara dua sikap yang kontradiktif terhadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Ada yang berlebih-lebihan terhadap beliau hingga terseret ke dalam perbuatan syirik, seperti memohon kepada beliau atau ber-istighatsah kepadanya, dan ada pula yang memandang remeh kedudukan beliau selaku utusan Allah Subhaanahu wata’aalaa, hingga ia berani melanggar petunjuk beliau, tidak meneladani … Read more

Syiah berlindung dibalik Risalah Amman

Menyambut Seminar Internasional “Persatuan Umat Islam Sedunia” di Auditorium Al-Jibra Universitas Muslim Indonesia, Makassar, atas kerjasama dengan Kudebes Iran, Senin, 5 Nov 2012 Risalah Amman atau Amman Message adalah sebuah nota kesepahaman antar-mazhab dalam Islam yang ditandatangani oleh ratusan ulama lintas mazhab dan negara dari segenap penjuru dunia, merupakan seruan persatuan umat Islam sedunia, agar tidak terpecah … Read more

WASPADA BUKU PUTIH MADZHAB SYIAH 4 -Bukti yang tak terbantahkan-

MEMUJI “DUA BERHALA QURAISY”!!!

1. Penerbit buku putih (syiah Indonesia) mengaku ikut Uqala’ (orang-orang pandai) bukan juhala’ (orang-orang bodoh), sufaha` dan muthatharrif (ekstrim).

2. Syiah Indonesia penerbit buku putih mengingkari adanya takfir dan tadhlil seperti di halaman 6:

 

3. Syiah Indonesia penerbit buku putih bermakmum pada Imam KHumaini dan membelanya mati-matian, mengingkari kalau Khumaini (dalam Kasyful Asrar) menyebut abu Bakar dan Umar sebagai dua berhala Quraisy (h. 19, 67-68,)

Syiah Indonesia menolak semua yang bertentangan dengan al-Quran dan akal sehat, sebagaimana disebutkan di Hal 22 :

Yang dimaksud dengan al-Quran sebagaimana di hal 15 adalah mushhaf (“usmani”) yang ada di tangan kita ini:

Namun tidak diterangkan Akal sehat milik siapa? Akal sehat milik Sahabat Nabi dan ahlulbait ataukah syiah?

Di bantahan ke 3 sudah dijelaskan bahwa tokoh agama Syiah Husein Syahab berpandangan bahwa cara menyelesaikan persoalan ini adalah dengan membaca buku untuk mengetahui apakah syiah mencaci sahabat atau berbuat kafir.

Read more

NASIB MUBARAK SETELAH MELAYANI BARAT 31 TAHUN!!!!

          GENSYIAH : Benyamin bin Ali’azir teman dekat mantan presiden Mesir yang tergulingkan Husni Mubarak, mengungkap rincian hasil pembicaraannya dengan Mubarak , via telepon beberapa hari sebelum penangkapannya. Bin Ali’azir menjelaskan bahwa kondisi kejiwaan Mubarak sangat buruk , dan sangat terpukul sebab tidak pernah terbayangkan bila nasibnya akan berakhir runyam mengenaskan … Read more