PENYANYI HIZBULLAH MEMBLEJETI PARA ULAMA SYIAH DAN KONTRADIKSI MEREKA

Diterbitkan: Selasa, September 29, 2015

barakat

GenSyiah: Penyanyi Hizbullah di Lebanon yang dikenal dengan nama Ali Barakat menyampaikan kritiknya yang tajam via”Facebook” terhadap ulama Syiah yang ada di hizbillah, dengan menasehati mereka agar menjauhi kontradiksi mereka. Dia mengungkap bahwa ulama syiah ternyata hidup mewah dan berfoya-foya, hidup secara boros, menurut pengamatan pribadinya.
Barakat menulis dalam akun jejaring sosial “Facebook”: “Pada saat ini, orang yang membayar khumus dan Zakatnya ke Sheikh atau sayyid atau marja’ atau apa namanya … tidak dapat diterima , dan saya tahu pasti bahwa para pedagang agama kantongnya tidak muat dan perut mereka juga tidak muat karena harta dari orang miskin dan melarat. “

Dia menunjukkan bahwa sarannya itu dilatar belakangi oleh penyaksiannya sendiri atau kisah-kisah yang terjadi di depan matanya , sebagai contoh kecil dari kehidupan ulama Syiah yang berkhutbah siang dan malam dengan semangat dan memukau melarang masyarakat dari pemborosan dan foya-foya serta pentingnya kerendahan hati dan sedekah, mereka menjelaskan riwayat dari Imam Ali tentang kerendahan hatinya dan zuhudnya di dunia ini serta semangatnya dalam membantu orang miskin.” Ternyata didapati:

  1. seorang syaikh syiah membeli untuk putranya, yang belum mencapai usia 17 tahun sebuah apartemen di pinggiran kota seharga setengah juta dolar!

  2. Syaikh syiah yang lain di selatan datang setiap enam bulan atau satu tahun ke galeri-galeri untuk mengganti perabotan rumahnya dengan harga ribuan dolar. Kemudian diganti lagi setiap musim!!

  3. Juga ada seorang sayyid bukan orang Lebanon dia datang dengan istrinya ke salah satu pameran di selatan, dan meminta kepada pemilik pameran mobil yang paling mahal untuk Istrinya , maka dia menawarkan mobil seharga 80.000 dollar, tapi istrinya tidak suka, minta yang lebih mewah lagi!

Barakat meminta para ulama Syiah Hizbillah dengan menanyakan: mana agama kalian? Bukankah uang ini berasal dari orang-orang miskin dan melarat. Kemana perasan kalian? Mana agama kalian dari semua ini?

Demikianlah sekelumit tentang fenomena memakan harta secara batil atas nama agama, atas nama ahlul bait, atas nama khumus, lalu diselewengkan oleh para ulama itu. dan masyarakat syiah menjadi korban penipuan mereka!

(Visited 1 visits today)

Leave a Reply

*