PCNU KENCONG JEMBER: “BEKUKAN AKTIFITAS SYIAH”

Sabtu, 2 Juni 2012 22:55:30

PCNU Kencong menyerukan kepada pemerintah Kabupaten Jember agar segala aktifitas Syiah dan ajarannya di Puger khususnya dan di seluruh wilayah Indonesia umumnya agar segera dibekukan.
Dalam pernyataan yang dirilis oleh situs resmi nukencong.or.id, seruan tersebut disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kencong, KH. Ahmad Khoiruzzad Maddah tadi malam, Jum’at (01/06) ketika memimpin rapat koordinasi antara PCNU Kencong dan para kyai, habaib serta tokoh masyarakat Puger di kediaman H. Arif Gerenden Puger.
Rapat yang digelar tadi malam adalah lanjutan dari rapat yang dilaksanakan PCNU Kencong di Kantor PCNU Kencong pada hari Kamis yang lalu (31/05) terkait dengan kasus penganiayaan terhadap warga NU (Eko Mardi Santoso (42) menantu Ustadz Fauzi) yang dilakukan oleh sekelompok orang Syiah pengikut Ust. Ali Al-Habsyi di Puger pada hari Rabu yang lalu (30/05).
Suasana Rapat Koordinasi PCNU Kencong bersama Para Tokoh Masyarakat Puger, Memanas
Pernyataan Rois Syuriah PCNU Kencong ini adalah merupakan desakan dari elemen masyarakat, khususnya masyarakat Puger, dan akan disampaikan secara tertulis secepatnya kepada bapak Bupati Jember selaku pimpinan pemerintah daerah Kabupaten Jember. Isi surat tersebut adalah bahwa PCNU Kencong merekomendasikan ;

– Melarang Ustad Ali Al Habsy dan kelompoknya mengajarkan baik secara lisan, tulisan maupun melalui media elektronik yang berseberangan dengan faham Ahlussunnah wal jamaah.
– Kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, dimohon agar tidak memberikan peluang penyebaran faham Syi’ah di Indonesia, karena penyebaran faham Syi’ah di Indonesia yang penduduknya berfaham ahlu al-sunnah wa al-jama’ah sangat berpeluang menimbulkan ketidakstabilan yang dapat mengancam keutuhan NKRI.
– Kepada Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dimohon agar melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku antara lain membekukan/melarang aktivitas Syi’ah beserta lembaga-lembaga yang terkait.
– Kepada Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dimohon agar bertindak tegas dalam menangani konflik yang terjadi, tidak hanya pada kejadiannya saja, tetapi juga faktor yang menjadi penyulut terjadinya konflik, karena penyulut konflik adalah provokator yang telah melakukan teror dan kekerasan mental sehingga harus ada penanganan secara komprehensif.
– Kepada Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dimohon agar bertindak tegas dalam menangani aliran menyimpang karena hal ini bukan termasuk kebebasan beragama tetapi penodaan agama.
– Kepada Umat Islam diminta untuk tidak mudah terprovokasi melakukan tindakan kekerasan (anarkisme), karena hal tersebut tidak dibenarkan dalam Islam serta bertolak belakang dengan upaya membina suasana kondusif untuk kelancaran dakwah Islam.
– Rois Syuriah menekan kepada Pemerintah agar merespon aspirasi masyarakat ini, karena apabila hal ini tidak direspon dan tidak ada tindakan tegas Pemerintah, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pergolakan dan gesekan massa antara ke dua kubu. Sehingga kasus Sampang akan terulang kembali. Apalagi ke lima orang pelaku penganiayaan terhadap warga NU tersebut yang telah ditangkap aparat, telah dilepas kembali. Maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah harus merespon desakan masyarakat ini dan segera melakukan tindakan-tindakan konkrit guna menghindari konflik horisontal antar ke dua kubu yang saat ini lagi memanas.
Kita akan mengumpulkan bukti-bukti dan rekemondasi para Tokoh masyarakat Puger disertai tanda tangan seluruh tokoh untuk diajukan kepada Pemerintah agar Pemerintah segera membekukan kegiatan Syiah di Puger, ungkap Gus Yak (panggilan akrab KH. Ahmad Khoiruzzad Maddah).
Kasus puger berdarah kali ini nampaknya membuat masyarakat Puger terutama para Tokohnya menjadi sangat geram, terutama terhadap Ust. Ali. Kegeraman masyarakat Puger bukan karena faktor iri dengan kebesaran lembaga yang diasuh oleh Ust. Ali, akan tetapi mereka merasa bahwa selama ini mereka telah dibohongi dan dimanfaatkan untuk mendukung segala aktifitas dan kegiatan Ust. Ali dan jama’ahnya. Menurut pengakuan beberapa tokoh, mereka sering diajak untuk memobilisasi massa dalam acara-acara yang digelar oleh Ust. Ali dan jamaahnya. Bahkan konon mereka diberi uang ratusan ribu demi mendukung kelancaran acara mereka.

Peristiwa ini disatu sisi menyakiti warga NU Puger, tetapi disisi lain merupakan petunjuk dari Allah untuk membuka kedok Ust. Ali yang selama ini berlindung di balik kedok Aswaja melalui taqiyyahnya. Menurut Lora Hasyim Wafir, salah satu tokoh NU Puger, bahwa kita telah dibukakan oleh Allah tentang jati diri Ust. Ali, Karena selama ini kita hanya menduga-duga bahwa Ust. Ali adalah pembawa ajaran Syiah. Dengan peristiwa ini mata kita menjadi terbuka, bahwa ternyata kecurigaan kita selama ini memang terbukti benar. (bilal/arrahmah.com)

88 thoughts on “PCNU KENCONG JEMBER: “BEKUKAN AKTIFITAS SYIAH””

  1. Artikel PCNU KENCONG semuanya BULLSHIT
    mentuwekkkk,,,

    barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata yang baik atau diam

    Reply
    • karo ngomong
      “barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata yang baik atau diam”

      ngerti hadise gk dilakoni…
      piye to karepe……
      jaaaannn…bocah kok ra due utek…

      alhamdulillah: kami ahlussunnah bisa menjaga lisan, apalagi ini puasa. tidak seperti anda orang syiah yang suka mencaci dan menghina. ((ngerti hadise gk dilakoni…
      piye to karepe……jaaaannn…bocah kok ra due utek…))

      Reply
  2. Ya Allah,,.. kami berlindung kepada-Mu,, sabarkanlah hati kami dari orang2 yg mengaku ahlus sunnah tetapi nyatanya adalah AHLUL FITNAH……!!!!!!!
    kalo memang mereka tidak karena iri melakukan ini semua,,, np hrz Ust.Ali dan pondoknya yg hrus di gusur,,, sedang diluar sana org syi’ah sendiri tidak di otak-atik kegiatannya,,… itu sudah jelas kalo mereka FAUZI dkk iri,,, laknatulloh….
    Bagaimana disebut aswaja kalau akhlaknya seperti SYETAN…!!! menyebar GOSIP TIDAK BENAR… iri dengki…. padahal Rosululloh tidak mengajarkan saling mengolok-olok sesama,… islam adalah agama yg berkasih sayang,,, tetapi dengan dilandasi iri dengki kerana Ust.Ali berhasil membina para santri,, mereka FAUZI dkk gelap mata,, hatinya sudah dikuasai syetan,.. maka dg mudahnya menyebarkan gosip murahan…!!! tertawalah kalian (FAUZI dkk)
    Allah maha tau……!!!!

    sebagai sesama muslim kita seharusnya bersatu untuk berdakwah menyebarkan agama islam,,, karena kita secara tidak sadar sudah dipermainkan oleh agama lain,,, mulai dari tehnologi,, cara berpakaianpun banyak generasi muda kita yg mengikuti gaya luar negeri,,, sedang gaya sahabat Rosululloh,, Gaya Rosululloh , menurut generasi muda skr,, itu ketinggalan jaman… seharusnya kita fokus ke situ,, bukan malah sibuk ngurusi yayasan yg sudah maju,,yg sudah berhasil menanamkan arti islam sesungguhnya,,….!!!!!!!!!!!

    kami tidak tahu pemahaman anda tentang Islam. tolong jelaskan “siapakah Imam yang sah setelah Rasulullah saw Wafat” Sayyidina Abu Bakar atau Sayyidina Ali? Apakah Syiah Rafidhah termasuk saudara kita? tolong jelaskan supaya kami tahu anda ini saudara muslim sunni atau ahli cacian, makian dan kedengkian Syiah Rafidhah?

    Reply
    • Wa allahi …

      Allah dan Rasul Nya yang memilih pemimpin setelah Rasul Wafat !!!..
      Kalau anda tau tentang kejadian setelah hajji wada’ anda pasti tau dan faham siapakah yang berhak dan pantas menjadi pemimpin setelah Rasul Wafat !!!…
      Bukan mereka yang sibuk sendiri memilih pemimpin !! sedangkan Jasad Suci masih belum di makamkan !!!..

      Allahumma igfir lahum….

      kami ahlussunnah sangat faham dengan peristiwa ghadir khum dan maksud dari sabda Nabi -shalallahu alaihi wasalam-.
      Ini semakin membuktikan anda dibodohi oleh orang syiah majusi

      Reply
      • ok kalau saya BODOH ???
        trs bagaimana dengan ayat di bawah ini ???

        ” YA AIYUHA ARRASULU BALLIG MAA UNZILA ILAIKA MIN ROBBIK , FA INLAM TAF’AL FAMAA BALLAGTA RISALATAH ”

        apakah anda tau ayat di atas turun di karnakan apa ???
        apakah anda faham yang di maksud ayat di atas ???
        kalau anda faham , anda mengerti , anda mempelajari ayat di atas !! tolong jelaskan secara gamblang ???..

        baiklah, saudara nor salam yang semoga Allah azza wa jalla memberikan taufik kepada anda.
        ( ياأيها الرسول بلغ ما أنزل إليك من ربك وإن لم تفعل فما بلغت رسالته والله يعصمك من الناس إن الله لا يهدي القوم الكافرين (المائدة 67 ) )
        Ayat ini disebut ayat tabligh: Allah memerintahkan hamba dan rasul_Nya Muhamad -Shalallahu alaihi wasalam- untuk menyampaikan semua yang Allah turunkan kepadanya. Dan Nabi -Shalallahu alaihi wasalam- telah menunaikan perintah Allah tersebut dengan sempurna.
        Imam Bukhari ketika menafsiri ayat ini meriwayatkan dari ibunda kita Aisyah -radiallahuanha- yang mengatakan: siapa yang berkata bahwa Muhammad menyembunyikan sesuatu dari yang Allah turunkan maka dia telah berdusta.” Allah berfirman : wahai Rasul sampaikan apa yang telah diturunkan kepadamu dari tuhanmu.”
        Dalah shahih bukhari dan muslim juga Aisyah -Radiallahuanha- berkata:
        Seandainya Muhammad menyembunyikan sesuatu dari al-Qur`an niscaya dia sembunyikan ayat ini:
        ( وتخفي في نفسك ما الله مبديه وتخشى الناس والله أحق أن تخشاه ) [ الأحزاب : 37 ] .
        Seseorang berkata kepada IbnuAbbas: ada sekumpulan orang memberitahu kami katanya kalian memiliki sesuatu yang tidak disampaikan terang-terangan oleh Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam- kepada manusia, maka ibnu abbas berkata:tidakkah kamu tahu bahwa Allah berfirman: wahai Rasul sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu? Demi Allah kami tidak mewarisi tulisan dari rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. (sanad Jayyid, ibnu abi hatim
        Imam bukhari meriwayatkan dari abu juhaifah wahab bin abdillah al-siwai, dia berkata: saya berkata kepada Ali bin abi thalib:
        : هل عندكم شيء من الوحي مما ليس في القرآن؟ فقال : لا والذي فلق الحبة وبرأ النسمة ، إلا فهما يعطيه الله رجلا في القرآن ، وما في هذه الصحيفة . قلت : وما في هذه الصحيفة؟ قال : العقل ، وفكاك الأسير ، وألا يقتل مسلم بكافر . [ ص: 151 ]
        Apakah kalian (wahai ali/ahlulbait) memiliki sesuatu dari wahyu yang tidak ada di al-Qur`an (mushhaf usmani)?) maka Ali menjawab: tidak, demi Allah yang membelah biji-bijian dan menciptakan manusia, kecuali pemahaman yang diberikan oleh Allah tentang al-Quran, dan apa yang ada di lembaran ini. Saya bertanya: apa yang ada dalam lembaran ini? Dia menjawab: diyat, pelepasan tawanan, dan jangan dibunuh muslim karena dia membunuh kafir.” (HR Bukhari)
        Kenyataan bahwa nabi -Shalallahu alaihi wasalam- telah menyampaikan seluruh risalah dengan sempurna disaksikan oleh umatnya, dalam khutbah haji wada’ , di sana ada sekitar 40 ribu sahabat sebagaimana dalam shahih muslim. Dari jabir -radiallahuanhu- rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam- berkata dalam khutbah pada hari itu:

        ” أيها الناس ØŒ إنكم مسئولون عني ØŒ فما أنتم قائلون؟ ” قالوا : نشهد أنك قد بلغت وأديت ونصحت . فجعل يرفع إصبعه إلى السماء ويقلبها إليهم ويقول : ” اللهم هل بلغت ØŒ اللهم هل بلغت ” .
        Wahai manusia, kalian akan ditanya tentang saya, maka apa yang kalian katakan? Mereka berkata: kami bersaksi engkau telah menyampaikan, menunaikan dan menasehati. Maka beliau mengangkat jari telunjukknya ke langit dan mengarahkan ke depan kearah mereka seraya berkata: ya Allah aku telah menyampaikan, ya Allah aku telah menyampaikan.”
        Dalam riwayat imam ahmad dari ibnu abbas, setelah hadits ini ibnu abbas berkata: kemudian Nabi bersabda: ingatlah, hendaklah yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir, janganlah kalian setelahku menjadi (seperti orang) kafir yang saling membunuh.”
        Firmannya: “jika kamu tidak menyampaikan maka engkau tidak menyampaikan risalah-Nya” yakni: jika kamu tidak menunaikan kepada manusia apa yang kamu aku utus dengannya. “maka kamu tidak menyampaikan risalah-Nya” maksudnya: dia telah mengetahui konsekuensinya jika itu terjadi.
        Ibnu Abbas: jika kamu menyembunyikan satu ayat saja dari yang kami turunkan maka kamu berarti tidak menyampaikan risalah.
        Seseorang meriwayatkan dari mujahid, dia berkata: Ketika turun ayat ini, nabi berkata: ya rabb, bagaimana yang aku lakukan, aku seorang diri? Mereka berkumpul atasku? Maka turunlah ayat “jika kamu tidak melakukan maka engkau tidak menyampaikan risalahnya”.
        Firmannya: allah melindungimu dari manusia. Artinya: sampaikan saja risalahku Aku pasti menjagamu, menolongmu dan mendukungmu atas musuh-musuhmu dan memenangkanmu maka janganlah kamu takut dan bersedih, tidak akan ada seorang pun yang menimpakan keburukan kepadamu.
        Kata Aisyah -Radiallahuanha-: sebelum turun ayat ini Rasulullah kalau malam terjaga. Tapi setelah ayat ini turun maka nabi -Shalallahu alaihi wasalam- tidur dengan tenang. Ini terjadi tahun 2 H setelah Nabi membangun rumah tangga dengan Aisyah -Radiallahuanha-. (baca tafsir ibnu Katsir)

      • risalah yang di sampaikan rasul itu pasti sangat penting kan ????..
        sampai” allah berfirman seprti itu !!!..
        apakah isi risalah allah itu ???..
        jika rasul tidak menyampaikan nya allah menganggap rasul tidak pernah menyampaikan ajaran (ISLAM ).

        risalah apakah itu ????…

        memang penting, apakah yang saya sampaikan itu tidak penting menurut syiah?
        apapun yang disembunyikan oleh Nabi maka itu berarti Nabi tidak menyampaikan risalah, karena risalah dari Allah itu satu kesatuan, mengingkari salah satunya menggugurkan yang lain, menyembunyikan sebagiannya berarti menggugurkan yang lain.
        jika anda punya tambahan ilmu silakan ditulis di sini, silakan anda berdakwah di media kita ini. kami sangat senang jika ada anda menulis ilmu di sini.

  3. Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada peristiwa Ahzab:

    لاَ يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ الْعَصْرَ إِلاَّ فِي بَنِي قُرَيْظَةَ. فَأَدْرَكَ بَعْضُهُمُ الْعَصْرَ فِي الطَّرِيْقِ، فَقَالَ بَعْضُهُمْ: لاَ نُصَلِّي حَتَّى نَأْتِيَهَا. وَقَالَ بَعْضُهُمْ: بَلْ نُصَلِّي، لَمْ يُرِدْ مِنَّا ذَلِكَ. فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يُعَنِّفْ وَاحِدًا مِنْهُمْ
    “
    Janganlah ada satupun yang shalat ‘Ashar kecuali di perkampungan Bani Quraizhah.” Lalu ada di antara mereka mendapati waktu ‘Ashar di tengah jalan, maka berkatalah sebagian mereka: “Kita tidak shalat sampai tiba di sana.” Yang lain mengatakan: “Bahkan kita shalat saat ini juga. Bukan itu yang beliau inginkan dari kita.” Kemudian hal itu disampaikan kepada Rasulullah SAW namun beliau tidak mencela salah satunya.”

    Sekali lagi Nabi tidak mencela salah satu pihak yang berlawanan pendapat itu dengan kata-kata bid’ah, sesat, kafir, dan sebagainya. Beliau bahkan tidak mencela salah satunya. Masing-masing pihak punya argumen. Yang shalat Ashar di tengah jalan bukan ingkar kepada Nabi. Namun mereka mencoba sholat di awal waktu sebagaimana diperintahkan Allah dan RasulNya. Yang shalat belakangan di perkampungan Bani Quraizah juga bukan melanggar perintah sholat di awal waktu. Namun mereka mengikuti perintah Nabi di atas.

    Sesungguhnya perbedaan pendapat itu hal yang biasa. Di antara Suami-Istri, Kakak-Adik, para Ulama Mazhab seperti Imam Hanafi, Imam Malik, Imam Syafi’ie, dan Imam Hambali saja biasa terjadi perbedaan pendapat. Bahkan para Nabi pun seperti Nabi Daud dan Nabi Sulayman dijelaskan Allah dalam Surat Al Anbiyaa’ ayat 78 dan 79 berbeda pendapat. Jika kita saling menghormati, niscaya perbedaan pendapat itu jadi rahmat. Kita bisa hidup rukun dan damai. Tapi jika tidak bisa menerima bahkan mencaci-maki pihak lain, yang jadi adalah pertengkaran, perceraian, bahkan peperangan.

    Saat ini kadang dalam hal khilafiyyah/furu’iyah, meski masing-masing pihak punya pegangan Al Qur’an dan Hadits, pihak yang lain mencaci yang lainnya. Dari membid’ahkan pihak yang lain, hingga mengkafirkan. Berbagai caci-maki bahkan fitnah dan kebohongan pun dilontarkan. Sungguh jauh dari ajaran Islam.

    ya betul, Anda benar. tapi Nabi saw juga menjelaskan bahwa jika perbedaan itu menyalahi sunnah maka itu sesat, seburuk-buruk perkara wajib dijauhi dan ditolak dan diberantas:
    «مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ، فَهُوَ رَدٌّ»
    وَشَرُّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلُّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ» .
    فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي، وَسَنَةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ، فَتَمَسَّكُوا بِهَا، وَعَضُّوًا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ مُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ؛ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ»

    Reply
  4. alangkah bahagianya seorang yg sibukmemperbaiki kesalahan
    diri sendiri dari pada mencari kesalahan orang lain……
    dan alangkah menderitanya seorang yg sibuk mencari kesalahan
    orang lain dari pada memperbaiki kesalahan diri sendiri…..

    alangkah berbahagia orang yang sibuk dengan ketaatan, kebaikan. menjelaskan hidayah, beramar makruf nahi anil munkar, berdakwah dan berjihad di jalan Allah, menegakkan sunnah menghilangkan bid’ah-bid’ah yang menyalahi sunnah Rasulullah saw dan para sahabatnya.

    Reply
  5. ASSALAMUALAIKUM
    islam mengajarkan kepada kita untuk menghargai keputusan seseorang untuk memilih kepada siapa mereka beragama. karna jelas di katakan dalam Al-Qur`an, bahwa Agamaku adalah Agamaku, Agamamu adalah Agamamu!
    jd untuk apa kalian harus sibuk2 menjatuhkan mereka? apa kalian sudah merasa Ahli SURGA?
    WAWWWW!!! INILAH SALAH SATU TANDA KIAMAT AKAN DATANG! JIKA SUMUA ISLAM PUNYA HATI SEPERTI KALIAN! (PCNU KENCONG TIDAK PUNYA HATI NURANI, ngunu ngaku ahl surga! MIMPI

    jika anda punya prinsip menghargai keputusan untuk memilih lalu kenapa anda sewot dan ikut marah atas pilihan kami?! tolong terapkan pada diri anda.
    kedua: siapa yang mengajari anda kaidah tersebut?
    kata Nabi kita diantara tanda kiamat: ruwaibidhah ikut ngomong soal umat.

    Reply
    • seandainya semua golongan, semua agama macuk surga, gak bakalan berkurang sedikit pun luas surga, jgan merusak ciptaan tuhan yang sudah indah dengan memonopolinya

      Dengan Nama Allah yang maha pengasih maha penyayang tuhan segala Agama,

      Allah Yang Maha Adil dan Penyayang berfirman:
      فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَى (123) وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى (124)
      قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيرًا (125) قَالَ كَذَلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا وَكَذَلِكَ الْيَوْمَ تُنْسَى (126) وَكَذَلِكَ نَجْزِي مَنْ أَسْرَفَ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِآيَاتِ رَبِّهِ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَشَدُّ وَأَبْقَى (127)

      123. Allah berfirman: “…….Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu Barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

      124. dan Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam Keadaan buta”.

      125. berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam Keadaan buta, Padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”

      126. Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, Maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan”.

      127. dan Demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. dan Sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.

      Reply
    • apa lagi fitnah yang meraja lela menjadikan hari kiamat cepat datagnya….

      ya termasuk orang kerdil ikut bicara soal umat adalah tanda hari kiamat

      Reply
      • siapa yang anda anggap kerdil ???..

        semua orang yang mentang Rasulullah dan mengikuti selain jalan sahabat adalah kerdil.
        Rasulullah menyebut dengan istilah:
        Ruwaibidhah:
        عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ، يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ، وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ، وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ، وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ، وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ» ، قِيلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قَالَ: «الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ» (جه)
        Ashaghir
        عَنْ أَبِي أُمَيَّةَ اللَّخْمِيِّ، أَوْ قَالَ: الْجُمَحِيِّ، وَالصَّوَابُ هُوَ الْجُمَحِيُّ، هَذَا قَوْلُ ابْنِ صَاعِدٍ، Ø£ÙŽÙ†ÙŽÙ‘ [ص:21] رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ ثَلَاثًا: إِحْدَاهُنَّ أَنْ يُلْتَمَسَ الْعِلْمُ عِنْدَ الْأَصَاغِرِ “(الزهد، ابن المبارك)
        شرح أصول اعتقاد أهل السنة والجماعة (1/ 95)
        قالَ مُوسَى: قَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ: الْأَصَاغِرُ مِنْ أَهْلِ الْبِدَعِ
        Sufahaul ahlam
        سنن ابن ماجه (1/ 59)
        عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ قَوْمٌ أَحْدَاثُ الْأَسْنَانِ، سُفَهَاءُ الْأَحْلَامِ، يَقُولُونَ مِنْ خَيْرِ قَوْلِ النَّاسِ، يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الْإِسْلَامِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ، فَمَنْ لَقِيَهُمْ فَلْيَقْتُلْهُمْ، فَإِنَّ قَتْلَهُمْ أَجْرٌ عِنْدَ اللَّهِ لِمَنْ قَتَلَهُمْ»

  6. semua yg anda katakan itu bertentangan dg ajaran yg saya temui di DARUS SHOLIHIN, guru saya adalah orang ahlu sunnah sebelum anda mengenal ahlu sunnah, ingat!!! apa yang anda tulis merupakan kesalahan besar, jika anda tetap menyebarkan berita bohong dan dusta ini, selamanya anda akan menyesal,,, hidup bukan untuk mencari NAMA / PANGKAT semata, yang benar akan tampak kebenarannya begitu juga yang salah akan tampak kemunafikannya,,, jika anda merasa Benar ketahuilah kebenaran anda merupakan kesalahan terbesar yang membuat ayah dan ibu anda menyesal telah memiliki anak yang suka menyebarkan berita bohong mengenai Anak cucu Rasulullah SAW.

    anda tidak bisa menyembunyikan akidah anda. coba anda jelaskan kata-kata anda di atas: ” suka menyebarkan berita bohong mengenai Anak cucu Rasulullah SAW.”!
    siapa anak cucu Rasulullah saw yang anda maksud? lalu berita bohong apa yang saya sebarkan tentang anak cucu Rasulullah saw?!!
    kami ahlussuunnah mencintai Nabi dan ahlulbait beserta para sahabatnya tanpa kecuali dan kami ahli memintakan ampunan buat mereka semua.
    lalu apa akidah anda yang sesungguhnya?!

    Reply
    • keyakinan q Allah satu dan maha pengasih sehingg Azabnya tak pernah ada, siksanya tidak ada, aku tidak meminta keadilanya, aku meminta kasih sayangnya, ampunannya melebihi amarahnya

      silahkan bagi Anda** yang berebut kebenaran lanjutkan,,,,!!!!

      pak Ali imran,
      1. di dalam Surat Ali Imran Allah swt berfirman:
      وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ (85) كَيْفَ يَهْدِي اللَّهُ قَوْمًا كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ وَشَهِدُوا أَنَّ الرَّسُولَ حَقٌّ وَجَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (86)

      85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi.

      86. bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim.
      .

      2.. jika anda ingin rahmat Allah maka berimanlah kepada Ayat-ayat Allah dan bertakwalah jika tidak maka hanyalah bermimpi untuk mendapatkan rahmat-Nya. renungkan firman Allah

      قَالَ عَذَابِي أُصِيبُ بِهِ مَنْ أَشَاءُ وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالَّذِينَ هُمْ بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ (156)

      “Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami”.
      3. orang seperti anda atau prinsip yang anda imani akan merusak negara dan dunia, bukan hanya agama. anda tidak ingin negara adil menegakkan kebenaran dengan menghukum orang yang salah, anda akan selalu membela para penjahat dan perusak.
      bertaubatlah sebelum ajal menjemput anda.

      Reply
      • ketika agama islam yang dimaksud telah membanyak kerusakan maka apakah harus di ikuti, tuhan kalian sudah mati

        ternyata faham atheis ada pengikutnya di Indonesia. anda bernama Ali Imran salah satu nama surat dalam kitab suci al-Quran. oleh karena bertaubatlah, beristighfarlah kepada Allah swt. ingatlah anda itu dari apa? dari mana? dan untuk apa hidup.
        pantas ali imron ini berani menghina sahabat Muawiyyah, karena Allah saja dia hina. na’udzu billah.

        kemudian kami minta maaf kepada para pengunjung atas dimuatnya komentar yang “kufur ini” dan kami minta ampun kepada Allah swt. kalau bukan untuk menerangkan kebatilan dan kekufurannya kami tidak sudi mengotori forum kita yang mulia ini dengan ucapan kufur seperti itu.
        oleh karena itu mohon maklum kepada siapa saja khususnya yang bersangkutan jika komentar-komentar tak bermutu seperti ini kami hapus dimasa akan datang, kecuali untuk suatu maslahat. dan sekarangpun sudah banyak komentar orang yang menamakan diri ali imron kita hapus karena merusak akal dan agama.

    • Trnyat anda termasuk orang” yang ” SOMBONG ”

      Allahumma Waali Man Walah , Wa’di Man A’dah, Wansur Man Nasoroh, Wa khzdul Man Khozdalah…

      Ini do’a rasullah terhadap Orang yg seperti anda …

      penilaian anda tidak penting, apalagi hanya subyektif dan profokatif, tidak ilmiah dan tidak bermutu.
      kami sangat mencintai sahabat Ali bin abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, maka doa Nabi tadi tidak mengenai kita.
      tapi orang-orang yang menyalahi jalan yang ditempuh sahabat termasuk sayyidina Ali yaitu membaiat dan mendukung khilafah Abu Bakar yang justru terkena doa nabi saw tersebut, yaitu semoga dihinakan oleh Allah

      Reply
      • ” INNAL LAZDINA KAFARU SAWA’UN ALAIHIM A’ANZDARTAHUM AMLAM TUNZDIRHUM LAA YU’MINUN “…

        anda tidak bisa menyembunyikan akidah sesat anda.

      • Kalau aqidah saya sesat !!!..
        berarti sunnah juga sesat !!!…

        ya akidah syiah sesat. Bertaubatlah ikut sunnah (Abu Bakar Umar Usman Ali) -Radiallahu anhum ajma’in-

      • memangnya sunnah ajaran islam yang paling benar di sisi ALLAH S.W.T

        a benar. Islam yang dibawa oleh Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam0, yang asli, yang murni, yang diikuti oleh ahlulbait dan para sahabatnya itu namanya sunnah, sedangkan yang menyimpang itu bid’ah. Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam- berwasiat:
        السنة للمروزي (ص: 27)
        عَنِ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَارِيَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ بَعْدِي عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ»
        الشريعة للآجري (4/ 1767)
        1223 – حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَصَّاصُ قَالَ: حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ: سَمِعْتُ الشَّافِعِيَّ يَقُولُ: ” فِي الْخِلَافَةِ وَالتَّفْضِيلِ لِأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ رَحِمَهُ اللَّهُ: وَهَذَا قَوْلُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ رَحِمَهُ اللَّهُ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ: فَقَدْ أَثْبَتُّ مِنْ بَيَانِ خِلَافَةِ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ مَا إِذَا نَظَرَ فِيهَا الْمُؤْمِنُ سَرَّهُ , وَزَادَهُ مَحَبَّةً لِلْجَمِيعِ , وَإِذَا نَظَرَ فِيهَا رَافِضِيُّ خَبِيثٌ أَوْ [ص:1768] نَاصِبِيُّ ذَلِيلٌ مُهِينٌ , أَسْخَنَ اللَّهُ الْكَرِيمُ بِذَلِكَ أَعْيُنَهُمَا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ؛ لِأَنَّهُمَا خَالَفَا الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ , وَمَا كَانَ عَلَيْهِ الصَّحَابَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ واتَّبَعَا غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ {وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدَ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ , نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا} [النساء: 115] , وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ , عُضْوًا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ» , فَهُمْ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَمَنِ اتَّبَعَهُمْ بِإِحْسَانٍ
        سنن ابن ماجه (1/ 16)
        عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرٍو السُّلَمِيِّ، أَنَّهُ سَمِعَ الْعِرْبَاضَ بْنَ سَارِيَةَ، يَقُولُ: وَعَظَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَوْعِظَةً ذَرَفَتْ مِنْهَا الْعُيُونُ، وَوَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُوبُ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ هَذِهِ لَمَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ، فَمَاذَا تَعْهَدُ إِلَيْنَا؟ قَالَ: «قَدْ تَرَكْتُكُمْ عَلَى الْبَيْضَاءِ لَيْلُهَا كَنَهَارِهَا، لَا يَزِيغُ عَنْهَا بَعْدِي إِلَّا هَالِكٌ، مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِمَا عَرَفْتُمْ مِنْ سُنَّتِي، وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ، عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَعَلَيْكُمْ بِالطَّاعَةِ، وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا، فَإِنَّمَا الْمُؤْمِنُ كَالْجَمَلِ الْأَنِفِ، حَيْثُمَا قِيدَ انْقَادَ»

      • Kalau anda bener” cinta sayidina Ali apakah anda percaya kalau sebelum rasulallah wafat sayidina Ali sudah di tunjuk oleh rasul untuk menjadi AMIRUL MU’MININ ?????…..

        inilah bodohnya kalian.
        Kalau Sayyidina Ali ditunjuk apakah dia mau ?
        Apakah dia menjalankan amanah ?
        Mengapa dia membaiat sahabat Abu Bakar, lalu Umar, lalu Usman ?!!
        Ber-akal-lah wahai syiah

      • Memang benar firman Allah tentang sifat” orang yahudi dan nasrani ..!!!

        ya, syiah rafidhah itu banyak mirip dengan yahudi dan nashrani dalam akidah dan ritual.

      • BUKANNYA SUNNAH YANG BANYAK MENGERJAKAN RITUAL ????..

        ibadah dan ritual itu harus sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi dan sunnah sahabat.

      • begitu mudahnya anda mengatakan yang seharusnya tidak patut anda katakan !!!!…

        beginikah sikap pemimpin sunnah ???…

        apa yang tidak patut kami katakan?
        apakah anda melaknat sayyidina Muawiyyah itu patut?!! begitukah orang yang mengaku cinta dan pembela ahlulbait?

      • sudah aku duga jawaban mu pasti beda dengan jwaban ku…
        maka dari itu jangan merasa yang paling bener sedunia ..

        memang sunnah dan bid’ah itu beda, cinta sahabat dan benci sahabat itu beda.

  7. Selagi kamu belum pernah melihat seluruh dosa mu diampuni Allah maka jangan pernah sibuk dengan aib dan dosa orang lain.

    kewajiban berdakwah, menasehati, mengajar dan berjihad tidak untuk orang malaikat.
    jika anda konsisten berarti anda telah melihat seluruh dosa Anda, karena komentar menyalahkan disini?

    Reply
    • Dengan nama Allah
      Tuhan Pengasih
      Tuhan Penyayang
      Tuhan segala agama

      Allah Tuhan agama yang haqq membenci agama batil dan menghukum orang yaang menyamakan antara agama-Nya dan agama yang menyimpang darinya.
      Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dari bid’ah, syirik dan liberal

      Reply
    • pahami dulu kata”nya boz.

      aduuhh payaahh…
      saya komen begitu karena saya ingin mengajak anda untuk lebih taqwa kepada Allah.
      kalau anda ingin masuk surga bukan gimi caranya boz.
      tpi dengan cara anda menjalankan perintah Allah dan RosulNya.
      saya yakin 100% bahkan sampai 1000% saya yakin pasti anda masuk surga.
      bukan dengan cara gini.
      kalau anda berdakwah. Silahkan, tapi berdakwalah yang bisa memperbaiki ahlaq dan mengajak kepada kebaikan dan agar smua orang menjadi taqwa kepada Allah.
      Bukan begini..!!
      kalau memang anda tidak diusik. Mengapa harus mengusik.

      dari sini keliatan bahwa agama anda lemah.
      karena tidak bisa mempersatukan ummat.
      malah memecah belah ummat.

      kalau anda memang mengaku umat Rosullullah, pasti anda akan benar” menjalankan Perintah dan sunah” Rosullullah.

      sarankan kepada anda unuk belajar lagi ayat Lakumdinukum waliadin.

      menjalankan perintah Allah adalan mencintai para sahabat Nabi saw dan mendoakan semoga Allah meridhahi mereka, juga dengan membela para sahabat dan melaknat para musuh sahabat, seperti orang yang melaknat sayyidina Muawiyyah rhadiyallahu ‘anhu”
      tunjukkan mana pembelaan anda kepada sahabat Rasulullah saw?!! tunjukkan anda bertakwam dan menjalankan perintah Rasul dan sunnah Nabi saw.

      Reply
      • Akhii…saya bukanlah orang bodoh seperti antum.
        Agama saya, Tuhan saya, dan Nabi saya tidak mengajarkan kpadaku untuk mencaci apa lagi memfitnah.
        Tpi Agamaku, Tuhanku, dan Nabiku mengajarkan kepadaku untuk saling mengasihi, bukan kekerasan.
        Islam Bukan Agama Anarkis, tpi Islam Agama Rohmatan Lil Alamin.

        Jangan pernah berharap akan dapat yang baik jika kamu tidak berlaku baik. Perbaiki diri sendiri, maka akan datang segala kebaikan kepadamu.

        Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa berbuat zhalim kepada saudaranya yang seiman dari hartanya atau sebagian dari itu, maka henndaklah ia menyelesaikannya pada hari ini (di dunia) sebelum datang hari dimana dinar dan dirham tidak memberi manfaat apa-apa.Bila ia mempunyai amal shaleh maka amal tersebut diberikan kepada saudaranya yang dizhaliminya. Namun jika ia tidak memiliki amal shaleh maka dosa yang dizhaliminya, ditimpakan kepadanya.”
        (Bukhari – Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud)

        dan PERLU DICATAT.
        bahwa saya menjalankan printah Allah dan Rosul-Nya dengan bertaqwa kepada Allah dan Rosul-Nya, meninggalkan apa” yang dilarang oleh Allah dan Rosul-Nya, dan menjalankan apa” yang udah diperintah oleh Allah dan Rosul-Nya.
        Bukan dengan mencaci dan sebagainya.
        Tapi dengan kebencian mereka (orang” yang tidak suka dengan sahabat), akan saya tunjukkan bner” kpada mreka, bahwa pembela Amirul Mu’minin itu orang” yang baik, dan lbih baik dari mereka.
        (Bukhari – Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud)

        terimakasih atas akhlak anda yang membodoh-bodohkan kami, yang itu secara pasti bukan ajaran Allah, Rasululullah dan para sahabat Rasululullah saw apalagi ahlulbait. apa kesalahan kami sehingga anda bodoh-bodohkan? apakah kami yang membela sahabat nabi bodoh? apakah kami yang menasehati kaum muslimin bodoh? apakah kami yang memperjuangkan sunnah bodoh? apakah kami yang menghadang aliran sesat yang mencaci sahabat, isteri nabi dan meyakini kepalsuan al-Qur`an bodoh? lalu apa keistimeaan anda sehingga anda tidak bodoh seperti kami? tolong kami diajari wahai orang pandai! jazakallahu khairan.

  8. teruskan perjuangan mu saudaraku, semoga Allah senantiasa menjaga antum, dan seluruh muslimin

    Amin atas do’anya, terimakasih atas dukunganya.. wa hafizhokumullah

    Reply
  9. beda sekali cara berpendapat orang yang membela agama karena Allah dan mencintai serta menjaga kesucian sunnah. semuanya dihiasi ilmu. tidak seperti pendukung syiah dan kaum liberal yang bisanya cuma melontarkan pertanyaan retorik dan tidak punya ilmu untuk menjawab jika ditanya. seperti biasa, bisanya cuma muter2 gak karuan. debat ga ada ujung.

    kami mendukung upayamu akhi. tetap tegar menjaga agama ini diatas sunnah yang mulia dari racun kaum syiah dan liberal laknatullah alaihi. karena syiah dan JIL (jaringan iblis laknatullah) adalah satu tubuh seperti tergambarkan dengan sempurna di tokoh mereka JR. Syiah iya, JIL juga.

    semoga mereka segera diberi taufik fan segera taubat.

    barokallahu fiik, akhi. do’a kami menyertaimu.

    hanya Allah yang dapat membalas kebaikan akhi abu Zahra. jazakallahu khairan

    Reply
  10. Wahai… orang yang membuat gen syi’ah dan yang menulis artikel ini semoga Allah memanjangkan umur kalian , semoga Allah memberi berkah kepada umur kalian, dan semoga Allah membalas orang” ZDHOOOLIM seperti kalian !!…

    Allahumma innaa nasaluka wanatawassalu bika ilallah liqodhoi haajatina almazdlummm…
    Allahumma anta a’lamu mala ta’lamuun…
    wasollallahu ala sayyidina muhammad wa ala ali syidina muhammad wal hamdulillahi robbil aalamiiinnn….

    aneh! itulah kesan pertama membaca tulisan anda. apa tidak faham atau pura-pura tidak faham atau memang tidak mau faham!! wallahu a’lam.
    ingat menolak kebenaran itu zhalim, menolak sunnah itu zhalim, memusuhi sahabat, tidak suka abu bakar, umar dan usman itu zhalim. bahkan menzhalimi agama Islam. maka bertaubatlah dari kezhaliman-kezaliman yang banyak ini.

    Reply
    • wahai orang yang mengatas namakan dirinya ahlu sunnah waljama’ah ..
      sudahkah anda mengoreksi diri anda masing – masing ????..

      apakah kalian belum tau ?? atau pura” tidak tahu ??? dan mungkin tidak mau tau ???.. siapa orang yang kalian zdolimi ???…
      semoga rasullah masih berkenan memintakan ampun bagi kalian !!!
      Amin….

      kami dan semua muslim lain wajib muhasabah. anda juga wajib muhasabah. sudahkan anda mendoakan sahabat Abu Bakar, Umar, Usman, Aisyah, Hafshah, Mu’awiyah agar Allah meridhai mereka dan kita bisa dikumpulakan bersama mereka di surga, bersama Nabi dan keluarga Nabi -shalallahu alaihi wasalam-?

      Reply
      • Alhamdulillah kami tidak henti hentinya mendo’akan dan menyanjung” para sahabat apalagi ahlull bait yang sangat sangat kami cintai ….

        Bukan kayak mereka yang mengatakan cinta kepada sahabat , cintakepada ahlul bait tp tingkah laku mereka menyerupai hewan !!! ” BAHKAN LABIH HINA DARI PADA HEWAN ”

        siapa seperti hewan? Tolong anda jelaskan jika punya ilmu

Leave a Reply to very Cancel reply