Tahun 2003 saya dikirim jadi anggota Tim Bantuan Kemanusiaan RI untuk korban gempa bumi di kota Bam Iran…
Waktu itu hari Iedul Adha, saya dan teman-teman diajak dr Joserizal Mer-C untuk ikut shalat Iedul Adha di masjid besar di sana. Karena menurut dia shalat bermakmum pada orang Syi’ah adalah syah. Saya sempat berdebat namun akhirnya ikutan karena rasa ingin tahu begitu besar untuk melihat ibadah mereka.
Khutbahnya diterjemahkan oleh salah seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Qom kota suci Syi’ah…
Salah satu isi khutbah membahas keutamaan ibadah haji, bahwa haji adalah mencontoh nabi Ibrahim as dst…
Namun kemudian khatib membacakan salah satu hadits yang tak pernah saya dengar sebelumnya…
Kata khatib tsb jika kita ziarah ke makam Imam Reza (imam ke-8 dalam keyakinan Syi’ah) yang terletak di kota Mashad di Iran, maka pahala ziarah itu setara dengan 100.000 kali ibadah haji…peziarah pun mendapat gelar Mashdi…
Glek…terkejut saya mendengar hadits versi Syi’ah ini…masa ziarah kubur ke orang yang sudah wafat bisa jauh lebih besar pahalanya daripada ibadah haji sih? Tapi anehnya penerjemah pun meyakini kebenaran hadits ini….
Waduh….alhamdulillah saya diberi akal dan logika yang masih berfungsi dengan baik jadi tak bisa ditipu oleh hadits aneh versi Syi’ah ini…
Semoga kita semua dilindungi Allah swt dari berbagai penyimpangan yang diajarkan kaum Syi’ah…
Aamiin Yaa Robbal ‘Alamiin…
sumber : akun fb Pimprim Yanuarso
