Diterbitkan : Sabtu, 4 Januari, 2014
Gensyiah : Baha’ Anwar Muhammad –mantan juru bicara Syiah Mesir dan mudir Markas Mesir al-Fathimiyyah untuk HAM, menegaskan bahwa Mahmud Badar Pendiri Gerakan Tamarrud adalah seorang syiah pemuja Iran.
Baha` menambahkan : ” Fakta bahwa pendiri gerakan Tamarrud adalah Syiah dan fakta bahwa gerakan Tamarrud dilahirkan oleh Syi’ah, dan kantornya adalah Pusat Mesir Fatimiyah untuk hak asasi manusia , bukan sekedar kebetulan . dia menegaskan adanya konspirasi dan transaksi kotor antara rezim Mesir dan Iran serta miliaran dibayarkan untuk mencitrakan bahwa Syiah Mesir memiliki peran utama dan pengaruh besar hingga dapat menggulingkan Ikhwanul Muslimin , padahal jumlah Syiah Mesir hampir tidak diperhitungkan sama sekali .
Anwar menekankan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh surat kabar “al-Mishriyyun ” bahwa Iran telah memiliki campur tangan yang banyak di wilayah ini , mulai dengan ” Hizbullah ” di Lebanon, hingga Bashar al – Assad di Suriah, Houthi di Yaman, Irak dan minyak Irak , dan akhirnya adalah gerakan tamarrud yang menggulingkan Presiden Negara Arab Sunni terbesar, menurutnya .
Dia mencatat bahwa sejak awal gerakan Tamarrud bermarkas di Mesir al-Fatimiyyah untuk hak asasi manusia, dan pertemuan-pertemuan wartawan asing seluruhnya terjadi di markaz untuk menunjukkan keberadaan Syiah yang kuat , dan markaz tersebut untuk menyimpan berkas-berkas tamarrud hingga setelah kepindahan mereka ke tempat lain setelah satu bulan setengah dari awal kampanye , dan itu menunjukkan kehadiran yang kuat dari Iran di arena regional, bahkan di jantung negara-negara Sunni , yang memberikan kontribusi dan memudahkan kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara utama di mana Iran telah menjadi pemain utama .
sebagaimana direktur Pusat Mesir Fatimiyah untuk hak asasi manusia menekankan bahwa rezim Mesir memilih Mahmoud Badr juga karena ia tidak memiliki karisma atau visi politik , yang tidak menjadi bahaya bagi mereka di masa depan , seraya menjelaskan bahwa salah satu alasan utama pengunduran dirinya sebagai juru bicara Syiah adalah dia merasa adanya konspirasi yang melibatkan pihak-pihak Mesir tingkat pertama dan pihak-pihak non – Mesir dalam rangka menciptakan perselisihan sektarian .
Dia mengatakan bahwa gerakan Tamarrud dimulai di markaznya pada saat ketidakhadirannya selama jangka waktu tiga bulan dia berada di luar Mesir , dan bahwa markas menerima tamu konferensi dari semua gerakan politik , agama dan sekuler serta gerakan feminis tanpa kompensasi.

Komentar terhadap saudara saya yang Syiah terlalu berlebihan, bagi saya Syiah biasa-biasa saja. Andanya Gen Syiah terlalu berlebihan.
Santai aja bro,…. Anda tidak memiliki kewajiban seperti Nabi yang mesti membawa Umat pada Kebenaran. Biasa aja dong komentarnya,…. Anda terlalu Provokatif.
Tindakan ini akan merusak sendi-sendi NKRI.
Salam
Mengapa kalian memusuhi Syiah. Syiah yang sekarang ini banyak dianut bangsa Iran–yang dahulu hingga sekarang-melahirkan banyak ilmuwan, termasuk di antaranya: Ahlulhadis Ahlusunnah Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Ibnu Majah dll. Ahli sejarah Thabari. juga melahirkan ilmuwan: al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun dan lain sebagainya: sampai ke Penyair, penafsir al-Quran, dll.
Skr ini pun mereka mampu menciptakan berbagai teknologi canggih peralatan senjata utk pertahanan (karena slogan Islam membuat senjata tidak utk memerangi, namun hanya utk pertahanan jika diserang).
Juga Iran skr mampu menerbangkan monyet ke luar angkasa (suatu keberhasilan atas nama negara Islam).
Diakui atau tidak, Iran adalah negara yang terkuat di timur tengah, Israel pun hingga skr tak berani serang Iran.
Juga Hizbullah yg ditakuti oleh Israel. Perdana Menteri Israel pernah berkata: Tak ada yang dapat menandingi kekuatan tentara Hizbullah.
Tidak dapat diungkapan lagi! betapa besar kemajuan yang mereka peroleh untuk membawa nama harum Islam.
Jadi, sudah sampai dimanakah kita berbuat utk kemajuan Islam ini?
Bacalah buku2 Syiah sebagai kajian utk anda. Anda dapat membedakan nantinya, mana mazhab yg benar itu.
Adapun mayoritas tidaklah identik dengan suatu kebenaran. Karena al-Quran pun mengecam kaum mayoritas yang tidak menggunakan akal dan pengetahuannya. Apalaa Ta’qiluun, Apalaa Ta’lamuun?