SAAT ANNAS MENGHADAP DPR

Dua bulan yang lalu saya ditelpon oleh ustadz terkenal dari Jogja menyatakan siap menfasilitasi untuk menghadap komisi 8 DRI RI. Ajakan dan desakan ini muncul akibat ulah syiah rafidhah di indonesia yang luar biasa dalam mengelabuhi bangsa indonesia dg menamakan diri ahlulbait, padahal justru mereka yang menzhalimi ahlulbait dan sekaligus menzhalimi sahabat nabi saw. Banyak … Read more

PWNU Jatim Beberkan Kesesatan Ajaran Syiah di DPR, Jalaluddin Rakhmat Tak Hadir

WAKIL Syuriah PWNU Jawa Timur, Habib Ahmad Zein Al Kaff mengaku siap bekorban harta dan jiwa demi membela kemuliaan sahabat nabi. Pasalnya, tindakan Syiah mencaci maki sahabat dan istri Nabi sangat menyakiti kaum muslimin. “Di DPR ini ada Anggota yang secara nyata mencaci maki sahabat nabi, namanya Jalaluddin Rakhmat,” ujar Habib Zein dalam audiensi dengan … Read more

Laporkan Ajaran Syiah, Gabungan Ulama NU, Muhammadiyah, MUI Datangi DPR

Rabu 14 Rabiulakhir 1436 / 4 Februari 2015 14:34 RABU siang (4/2/2015) Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) melakukan audiensi dengan Komisi VIII di Gedung DPR. Hadir dalam pertemuan ini sejumlah ulama dari Nahdlatul Ulama (NU). Muhammadiyah, MUI, DDII, LPII, FUI, Persis, dan lain sebagainya. Pertemuan ini dilakukan untuk melaporkan keresahan ulama di Indonesia terkait penodaan … Read more

Buntut Kerusuhan, Bahrain Cabut Kewarganegaraan 72 Orang

Sebagian besar berada di luar negeri dan disebut ‘dapat menentang keputusan tersebut’.

Suara.com – Pemerintahan Sunni Bahrain, pada Sabtu (31/1/2015), telah mencabut kewarganegaraan 72 orang, yang dinilai terbukti merugikan kepentingan kerajaan saat dilanda kerusuhan besar oleh warga Syiah sejak 2011.

Kantor berita resmi BNA mengatakan, kewarganegaraan puluhan orang itu dicabut melalui surat keputusan, sebagai bagian dari langkah menjaga keamanan dan ketenangan, serta melawan ancaman teroris. BNA menerbitkan daftar nama 72 orang yang dijatuhi hukuman yang diadopsi Kementerian Dalam Negeri dan disetujui oleh Kabinet Bahrain itu.

“Prosedur hukum yang tepat akan diambil oleh Kementerian Dalam Negeri untuk melaksanakan keputusan ini,” ungkap pihak pemerintah Bahrain.

Menteri Informasi Bahrain, Isa Abdulrahman al-Hammadi, mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka yang dicabut kewarganegaraannya “berada di luar negeri dan dapat menentang keputusan itu secara hukum”.

Read more

Gerombolan Pemabuk Batalkan Tabligh Akbar Tolak Syiah, Begini Kronologinya

KIBLAT.NET, Bogor – Sejumlah orang yang mengaku berasal dari Forum Betawi Rempug (FBR) merangsek ke dalam Masjid Jami’ As Sa’adah Perum Mutiara Sentul, Cibinong, Bogor. Mereka memaksa pembatalan acara Tabligh Akbar Umat Islam Bersatu Menolak Syiah yang sedianya akan digelar di masjid itu pada Ahad (01/02) pagi. Suasana tenang di kompleks Perumahan Mutiara Sentul pada … Read more

DEMI ALLAH SYIAH RAFIDHAH BUATAN YAHUDI !

Al-Rafdh, bidâ’ah menolak Abu Bakar dan Umar dan Ghuluw kepada Ali adalah buatan Abdullah bin Saba` al-Yahudi, atasnama cinta kepada Ahlul Bait dan berlepas diri dari musuh-musuh ahlulbait. Jadi inti ajaran Syiah Rafidhah. Baca:

http://old.gensyiah.net/abdullah-ibn-saba.html#more-200

http://old.gensyiah.net/gerakan-saba%E2%80%99iyah.html

Abdul Qadir al-Jilani dari ucapan Imam Sya’bi, beliau berkata:

محنة الروافض محنة اليهود

“fitnah syiah rafidhah adalah fitnah yahudi”

Dalam kitab Syiah “Amtsal al-Shaduq, 727 disebutkan:

وإن جالسك يهودي فأحسن مجالسته

“Jika kamu ditemani oleh yahudi maka perlakukan dia dengan baik”. (Lihat kitab al-I’tiqad fi al-Shahabah wa bayan Firaq al-Syiah wa musyabahatuhum al-yahud, Syaikh Abdul Qadir al-Jilani, hal. 87)

 

Read more

Aswaja NU Jember Gelar Dialog dengan Syiah

Hidayatullah.com—Bertempat di Aula Pertemuan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, hari Senin (26/01/2015) digelar “Dialog Terbuka Aswaja NU – Syi’ah” Hadir sebagai pembicara dari pihak Aswaja NU adalah Muhammad Idrus Ramli  (Jember), sedangkan dari pihak Syi’ah Abdullah Uraidhi  (Jakarta) dan Abdillah Ba’abud (Malang). Dialog Terbuka ini diawali pembukaan dari pembawa acara dilanjut dengan beberapa sambutan. … Read more

Raja Salman, Peta Baru Pergolakan Negara Teluk, Dan Faktor Erdogan

Oleh Hasmi Bakhtiar

Pasca Arab Spring di beberapa negara di Timur Tengah yang kini arahnya semakin tidak jelas, ditambah tragedi kudeta militer di Mesir 30 Juni 2013 silam, negara-negara Timur Tengah dilanda krisis percaya diri. Satu-satunya yang terus bergerak maju, terlepas dari kontroversi dunia internasional terhadapnya, hanyalah Iran.

Khusus untuk kawasan teluk, kumpulan negara kaya minyak tersebut pasca Arab Spring berada dalam kondisi tertekan dan minim kekuatan menghadapi super power Iran di kawasan. Walaupun Saudi Arabia memiliki hubungan baik dan merupakan sekutu terdekat Amerika Serikat di kawasan, namun dibawah kepemimpinan raja Abdullah negara kaya tersebut tidak bisa berbuat banyak, padahal sebagai pemimpin negara teluk dan kiblat umat Islam dunia, Saudi Arabia diharapkan memainkan peran lebih dalam menangkal pengaruh Iran yang semakin luas di Timur Tengah.

Kudeta di Yaman yang baru-baru ini terjadi menjadi bukti bagaimana kekuatan Iran untuk mengusai kawasan dari segala sisi terutama militer dan ekonomi bukan omong kosong. Lewat milisi syiah Hauthi Iran berhasil menguasai Yaman. Sebelumnya Iran sudah menancapkan kuku di Suriah, Libanon dan ada kemungkinan Kuwait segera menyusul. Satu persatu negara arab jatuh kedalam ‘saku’ Iran.

Read more

BUKTI pembunuh imam Husain adalah Syiah Kufah !

Ahli hadits Syiah, Abbas al-Qummi dalam kitabnya “Nafas al-Mahmum Fi Mushibati Sayyidina al-Husain al-Mazhlum, terbitan Dar al-mahajjah al-baidha’ di halaman 363, mengutip pidato ummu kultsum binti Ali bin Abi Thalib yang berisi informasi tentang para pembunuh imam Husain sebenarnya: PUTRI Imam Ali berpidato sambil menangis: wahai penduduk Kufah, aib bagi kalian. Mengapa kalian menghinakan Husain, … Read more

Pengadilan Turki MEMBELA Nabi Muhammad -Shalallahu alaihi wa salam-

Diterbitkan: Senin, 26 Januari, 2015 GENSYIAH: pengadilan Turki memutuskan melarang tampilnya beberapa halaman di situs jejaring sosial (Facebook) karena mengandung kata-kata dan gambar yang menghina Nabi Muhammad. Menurut kantor berita Anatolia semalam bahwa pengadilan distrik Goulbashi di ibukota Turki Ankara memutuskan  untuk melarang beberapa halaman facebook. Menurut keputusan itu, pihaknya akan memblokir akses ke halaman … Read more

TANTANGAN RAJA SAUDI

 

Syaikh Dr. Abu Anas Muhammad bin Musa Alu Nashr AL-MUQRI` AL-SALAFI, menulis pada hari Senin tanggal 6 R. Tsani 1436 H (26 Januari 2015) di group WA al-Dakwah Fi Indonesia sebagai berikut:

safe_image.php

التحديات التي تواجه خادم الحرمين الشريفين سلمان بن عبد العزيز وفقه الله كثيرة داخلية وخارجية ومنها المضي في تطبيق الشريعة اﻻسلامية السلفية واقامة الحدود دون التهاون في شيء منها تقليم انياب ومخالب العلمانيين واللبراليين والمنافقين واقصائهم عن دفة التوجيه وتقوية هيئة اﻻمر بالمعروف والنهي عن المنكر واعادة اﻻعتبار لها وتقوية دو ر العلماء الربانيين وتمكينهم من منابر اﻻصلاح والتوجيه العمل على تقوية الجيش العربي السعودي وتاهيله ليكون هو اﻻقوى في الخليج والمنطقة ليكون قادرا على حماية ارض الحرمين من كل تهديد خارجي بعد ان اشتد التهديد المجوسي الصفوي خصوصا على حدود المملكة مع اليمن الذي استولى عليه اذناب ايران الحوثيون وحماية الحدود مع العراق الشيعية اﻻيرانية والعمل على تقوية الدول السنية كاﻻردن والسودان ومصر والمغرب ودول الخليج ومكافحة الفكر التكفيري عسكريا وعلميا

واخيرا العمل على الوحدة الشاملة لﻻمة اﻻسﻻمية ونصرة قضاياها والحد من الهيمنة الغربية وتدخﻻتها في قضايا اﻻمة المصيرية وعلى راسها قضية المسجد اﻻقصى وفلسطين وفق الله خادم الحرمين الشريفين سلمان بن عبد العزيز لما يحب ويرضى ونصر به دينه واعلى به كلمته وجعله على سنن الملوك الصالحين من السلف الصالحين من الصحابة والتابعين

 

/وكتبه ابو انس محمد بن موسى ال نصر نصيحةلله ولرسوله وﻻئمة المسلمين وعامتهم 6 ربيع الثاني 1436هجرية

 

Tantangan-tantangan yang dihadapi khadimul haramain al-syarifain Salman bin Abdul Aziz : semoga Allah memberinya taufiq- adalah sangat banyak baik internal maupun eksternal. Diantaranya adalah: melanjutkan penerapan syariat Islam salafiyyah dan penegakan hudud tanpa teledor. Diantaranya adalah memotong taring-taring dan kuku-kuku kaum skularis, liberalis dan kaum munafiq, serta menjauhkan mereka dari mengarahkan kebijakan kerajaan, menguatkan haiatul amr bilmakruf wa annahyi anil munkar, mengembalikan kedudukanya, menguatkan peran ulama rabbaniyyin, dan memantapkan posisi mereka dalam mimbar-mimbar reformasi dan bimbingan, memperkuat pasukan Saudi dan melatihnya agar menjadi pasukan terkuat di teluk dan kawasan timur tengah, agar mampu melindungi dua tanah suci dari setiap ancaman eksternal setelah menguatnya ancaman majusi shafawi, terutama di perbatasan KSA dengan Yaman yang telah dikuasai oleh milisi al-Houtsi antek antek Iran , dan menjaga perbatasan dengan Irak yang syiah iraniyyah, bekerja untuk menguatkan Negara-negara sunni seperti Yordan, Sudan, Mesir, Maghrib dan Negara-negara teluk, serta menanggulangi pemikiran takfiri baik secara militer maupun keilmuan.

Read more