Nabi saw bersabda:
Barang siapa shalat dengan shalat kami dan menghadap kiblat kami dan memakan sembelihan kamimaka dia muslim, dia memiliki hak dan dan kewajiban seperti kami.
Ada riwayat lain disebutkan oleh Imam Bukhari setelah riwayat ini: dari Anas ra, dia berkata:
{ أمرت أن أقاتل الناس حتى يقولوا: لا إله إلا الله، فإذا قالوها،
وصلوا صلاتنا، واستقبلوا قبلتنا، وذبحوا ذبيحتنا، فقد حرمت علينا دماؤهم وأموالهم إلا بحقها، وحسابهم على الله }
“Saya diperintah untuk memerangi manusia hingga mereka berkata laa ilaaha illallah. Jika mereka mengatakannya dan shalat dengan shalat kami, dan mengadap kiblat kami dan menyembelih seperti sembelihan kami maka telah haram atas kami membunuh mereka dan mengambil harta mereka kecuali berdasarkan hak islam sedangkan hisab di akhiratnya kembali kepada Allah.
Pertanyaannya, apakah syiah shalat seperti shalat kita? Seperti shalat Rasulullah saw? Seperti para sahabat dan ahlul bait beliau? Tidak!
Wudhuknya beda, shalatnya beda.
Salah satu perbedaannya adalah kita orang islam shalat 5 waktu sementara syiah shalat 3 waktu!
Oleh karena shalat 3 waktu adalah bagian dari kesesatan syiah maka tidak heran jika jombang geger gara-gara stiker shalat 3 waktu.
Berikut beritanya: