Pawai ta’aruf aswaja Bangil 1 Muharram 1435

pawai
GenSyiah: Ketua Aswaja bangil Bapak Basyir Hamid mengatakan kepada Gensyiah.com bahwa tujuan dari pawai 1 muharram itu adalah untuk mengenalkan ahlussunnah kepada warga bangil dan pengguna jalan, serta memperingatkan tentang bahaya dan kesesatan syiah. karena itu di tempat-tempat strategis kita berhenti lalu diadakan mauizhah dalam bentuk dialog atau sandiwara. misalnya: ada yang bertanya: apa hukum nikah mut’ah? maka ada yang jawab: haram. begitu seterusnya.
Pawai ta’aruf di Kota Bangil Kabupaten Pasuruan itu berlangsung meriah. Sekitar 3000 orang dari 20 lembaga pendidikan ikut turun ke jalan, dengan mengitari alun-alun dan sekitarnya, Selasa (05/11/2013). Sedangkan dalam pesannya, mereka mnyerukan agar umat Islam selalu menjaga aqidah dan Syariah dengan harapan dapat mewujudkan kemaslahatan umat.

Pawai ta’aruf yang diberangkatkan secara simbolis oleh KH.Nurkholis Musytari (sesepuh Bangil) dan Habib Umar Asegaf serta Habib Nizar dari depan masjid Jami’ Bangil tersebut mengundang perhatian pengguna jalan dan warga Bangil.

Acara pawai ta’aruf yang diselenggarakan Jami’iyah Aswaja dan Jami’iyah Pengajian Rutin Roudhotul Salaf juga mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Pasalnya ribuan peserta yang sebelumnya berada di dalam Alun-alun Bangil selain menggemakan kalimat toyyibah dan sholawat nabi, juga tak henti-henti meneriakan anti ajaran syiah.
Bahkan untuk mengawal kegiatan itu, sebanyak 650 personil dari Polres Pasuruan, Brimob Porong dan Satuan Dalmas Polda Jatim yang dipantau langsung oleh Wakil Kapolda Jatim, Brigjen. Pol. Mugiarto. “Saya meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat serta menjaga situasi kondusif di wilayah Bangil dan Kabupaten Pasuruan secara umumnya. Dan kami ucapkan terima kasih pada seluruh panitia pawai ta’aruf bisa berjalan tertib dan tanpa ada kericuhan,” tegasnya

(Visited 1 visits today)

Leave a Reply

*