Resensi Buku: Membongkar Kerapuhan Pondasi Agama Syiah

buku us hasan bashori
Oleh : Ilham Kadir
(Mahasiswa Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibnu Khaldun Bogor.)
Syiah, sebagai sempalan dalam Islam yang kini terus melahirkan masalah yang tidak berkesudahan. Karena itu, para ulama, intelektual, hingga cedekiawan Islam, khususnya Ahlussunnah terus-menerus melakukan berbagai macam upaya dalam menangkal penyesatan yang dilakukan penganut Syiah secara terorganisir, simultan, dan sporadis.Berbeda dengan sempalan lainnya dalam Islam. Syiah adalah satu-satunya aliran sesat yang kesesatannya dapat eksis, awet, bahkan tumbuh dan terus berkembang. Aliran Mu’tazilah misalnya, hanya bertahan beberapa abad saja, dan setelah itu terkubur dalam kubang sejarah. Sedang Ahmadiyah, secara resmi di beberapa negara, seperti Pakistan telah menjadi agama mandiri dengan “Tazkirah” sebagai kitab sucinya, dan “Mirza Ghulan Ahamd” sebagai nabinya.

Ada pun kasus Syiah, mereka sungguh rumit. Namun secara umum, dapat dipetakan masalah utamanya, kenapa mereka bisa eksis dari masa ke masa. Pertama. Syiah memiliki sejarah panjang, dengan pengalamannya menguasai suatu negara, atau daulah selama berabad-abad, termasuk saat ini, Iran sebagai pos kekuatan dan kekuasaan mereka.

Kedua. Kedudukan Iran sebagai negara yang memegang peranan penting di dunia Islam khususnya Timur Tengah, bermula pasca lahirnya revolusi Iran di akhir tahun 1979 yang berhasil melahirkan tokoh utama bernama Ayatollah Khomeini. Sejak saat itu, Khomeini terus menerus melakukan ekspansi pada negara-negara Ahlussunnah, memperkenalkan Syiah dengan berbagai tipu daya dan kebohongan. Banyak yang terkecoh, termasuk pemerintah dan masyarakat Indonesia yang terus menerus melakukan kerjasama dengan cara mengirim para pelajar ke Iran, dan pada saat yang sama, Ayatollah bertebaran di Indonesia melakukan penyesatan.

Ketiga. Ulama su’ yang terus-menerus diproduksi Iran. Banyaknya ulama su’ yang menjadi gudang ilmu sesat akan terus menerus mengalirkan bah kesesatan di  penjuru dunia yang kini sudah tak mengenal seting ruang dan waktu. Kita saksikan, beberapa waktu lalu, Ayatollah Iran sudah berani masuk di Masjid Istiqlal memberikan ceramah, mengajak pada persatuan dan kesatuan umat. Padahal, kita sama-sama ketahui, justru Syiah yang selama ini menjadi tumor ganas dalam tubuh umat Islam. Saksikanlan, dimana ada Syiah, di sana gejolak horizontal terus berkembang seperti Iraq, Syiria, Lebanon, Mesir, Pakistan, bahkan kantong-kantong penganut Syiah di Indonesia memiliki potensi besar terjadi perpecahan dan kerusuhan, sebagaimana kasus Sampang beberapa waktu lalu.

Read more

BUKAN HANYA BULAN SABIT SYIAH .. IRAN JUSTRU AKAN MEMBANGUN BULAN PURNAMA SYIAH!

ruhani

Diterbitkan: Selasa, 2 Desember, 2014

Gensyiah: Seorang penulis dan mantan pengamat internasional Aljazair Anwar Malek berkata: bahwa Iran telah bekerja dan terus berjuang untuk mengubah Arab Spring (musim semi Arab, yaitu sebutan untuk kebangkitan Islam di kawasan Arab, melawan kezhaliman) berubah menjadi Persia Spring (musim semi Persia) di kawasan Arab.

Malik menambahkan bahwa ini adalah apa yang telah mengubah musim semi Arab ( kebangkitan Islam )  menjadi perang sektarian (perang antar kelompok) karena Minyak Iran, yang menerima dukungan dari Zionis dan negara-negara besar karena berbagai alasan, bukan disini tempat memaparkannya.


Dalam sebuah artikelnya di
Kholij Online, penulis Aljazair itu mengatakan: Inilah yang terjadi di Suriah, di mana di sana ada gerakan rakyat melawan tirani dan kezhaliman, akan tetapi intervensi Iran yang sudah ada sejak era Hafez al-Assad, menenggelamkan revolusi rakyat sunni kedalam kubangan terorisme, dan intelijen Khamenei bekerja untuk mengubah menjadi perang sektarian yang kotor. Ini semua hanyalah untuk melindungi proyek bulan sabit syiahnya, yang pecah dan patah di tengahnya.

Read more

Tokoh Syiah dan Sikapnya Pada Ulama Sunni

Selasa, 2 Desember 2014 – 07:54 WIB Imam Al Ghazali, bahkan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari dikenal tegas sikapnya terhadap Syiah, apakah layak disebut badut dan orang yang kuper? FUUI dan deklarasi Anti Syiah di Bandung Oleh: Kholili Hasib SEJAK dikeluarkan buku panduan berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia” yang diterbitkan Majelis Ulama … Read more

MENTERI AGAMA MENDUKUNG PROYEK SYIAH DI INDONESIA ? BAG.3

Terkait dengan studi kritis kita terhadap buku Syiah menurut Syiah yang diberi kata pengantar menteri agama Bapak Lukman Hakim Saifudin (24 September 2014),kini kita lanjutkan dengan bagian ketiga: Menteri agama menyebutkan “Khalifah Ali bin Abi –Thalib- karramallahu wajhahu– adalah contoh teladan yang baik dalam menghadapi intoleransi, terutama ketika beliau menghadapi orang-orang yang mengaku pembela Tuhan … Read more

pemuda Muslim asal Garut diintimidasi 5 orang Syiah

Islamedia.co –  Arogansi aliran sesat Syiah di Indonesia semakin menjadi, terlebih setelah Pimpinanya Jalaludin Rahmat menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sumber radioelnury.com memaparkan salah satu tindakan arogansi kelompok sesat ini. Tepatnya pada hari Rabu (12/11), seorang pemuda Muslim asal Garut diintimidasi 5 orang Syiah hanya karena mengkritik pemahaman Syiah yang aneh … Read more

Bedah Buku “Menuntun Syi’ah Ke jalan yang benar”

HARI/TANGGAL: Ahad, 7 Shofar 1436 H/ 30 Nopember 2014 WAKTU:  – Sesi 1 : pukul 12-30-Ashar BERSAMA: Ustadz Agus Hasan Bashori Lc.,M.Ag “Bedah Buku Menuntun Syi’ah Ke Jalan Yang Benar”  – Sesi 2 : Ba’da Ashar – 17.30 BERSAMA : Ustadz Fakhruddin Nu’man Lc. “Tragedi Akhir Zaman dan Solusinya” TEMPAT: Masjid Jami’ Baitul Huda Jl. … Read more

Dubes Iran Gandeng UIN Malang

MALANG KOTA– Gaung nama Universitas Islam Negeri (UIN) Malang kian jadi perhatian dunia. Salah satu negara muslim yang menggandeng UIN adalah Iran. UIN Malang dijadikan pilihan karena kampus Islam yang berada di Jalan Gajayana ini dianggap berpotensi besar menjadi World Class University. Bentuk kerja sama itu sudah dituangkan dalam MoU (memorandum of understanding) yang dilakukan … Read more

Izin Tamu Internasional Ceramah Di Masjid Istiqlal Wewenang Kemenag

Menurut Kiai Musthofa Ya’kub, kasus ulama Syiah ini bukan kasus pertama kali. Bahkan sudah terjadi beberapa kali

Izin Tamu Internasional Ceramah Di Masjid Istiqlal Wewenang Kemenag

Ceramah tokoh Syiah di Masjid Istiqlal yang menjadi perbincangan masyarakat

Hidayatullah.com- Lolosnya ulama Syiah asal Iran berceramah di Masjid Istiqlal hari Jum’at (21/11/2014) dinilai karena ada keikutsertaan dari pihak Kementerian Agama (Kemenag) RI terkait pemberian izin.

Sebab kewenangan untuk memberikan izin kepada seluruh tamu internasional (termasuk ulama Syi’ah Iran, red) untuk berceramah di Masjid Istiqlal Jakarta dipegang oleh Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Istiqlal di mana kewenangannya langsung di bawah pengawasan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Indikasi ini berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Dr. Ali Musthofa Ya’qub kepada hidayatullah.com Sabtu (22/11/2014) pagi saat dikonfirmasi terkait ceramah ulama Syi’ah dari Iran yang kini menjadi perbincangan masyarakat di jejaring sosial. [Baca: KH Ali Musthofa Ya’qub: Ceramah Ulama Syi’ah Di Istiqlal Bisa Bahayakan Umat dan NKRI]

Read more

Muktamar Syiah di Kementerian Agama Menyakiti Umat Islam

Penyelenggaraan Muktamar ABI di Kementerian Agama pada 14 November 2014 dinilai menyakiti umat Islam dan mendapatkan penolakan dari Umat Islam dan Ormas Islam. Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengatakan, Muktamar ABI Ke-II di atas, dengan menggunakan fasilitas Kemenag adalah bagian dari legitimasi ajaran sesat Syiah, sebagaimana telah difatwakan Majelis Ulama Indonesia. “Kita tau, … Read more