Ahad 9 Juni 2013-06-10
GenSyiah : Mufti Lebanon Syaikh Muhammad Ali al-Juzu menjelaskan bahwa runtuhnya kota al-Qashir ke tangan hizbillah dan gerombolan basyar asad adalah karena pengkhianatan besar yang dialami oleh para pejuang.
Syaekh al-Juzu mengingatkan bahwa Amerika, Barat dan Israel bersekongkol semuanya melawan para pejuang Suria, sebagaimana diberitakan oleh kantor berita timur tengah.
Dia menambahkan bahwa orang arab –seperti biasanya- berpecah pecah, masing-masing Negara bekerja sendiri sendiri khususnya negera-negara arab yang digunakan oleh para pejuang sebagai pendukung bagi kebangkitan perjuangan para pejuang untuk membela kehormatan bangsa arab.
Syekh menambahkan bahwa hakekat atau jati diri iran dan jati diri hizbullah telah terbongkar ketika mengangkat spanduk bertuliskan: “Ya Husainâ€, dan terkuak kefanatikan mereka kepada syiah dan kerendahan mereka di dalamnya, sementara imam Husain berlepas diri dari kejahatan-kejahatan iran dan hizbillah karena keduanya berdiri membela seorang pemimpin gila, pembunuh dan lalim melawan rakyatnya. Ini adalah keruntuhan moral, agama dan kemanusiaan bagi hizbullah dan iran.
Al-Juzu menegaskan bahwa hizbullah telah runtuh secara akhlak dan politik dan telah menjual Lebanon berkali-kali, oleh karena itu kewajiban orang-orang Lebanon adalah menghentikan dan melawan Hizbillah.
Hizbullah telah mengepung kota al-Qashir selama berminggu-minggu dan menghujani kota dengan berbagai macam rudal dan meriam buatan iran dan rusia.
Sementara para pejuang meminta bantuan senjata untuk mempertahankan kota Qashir lalu ditolak oleh Barat dengan alasan biar perang tidak meluas.
Pasukan pejuang menegaskan bahwa mereka akan terus berjuang di Qashir melawab Hizbullah. Sedangkan mundur dari al-Qashir hanyalah taktik dan strategi perang yang harus dijalani.
______
SHABIHAH BASYAR ASSAD MEMALSU VIDEO ATAS NAMA SYEKH AR-UR TENTANG AL-QASHIR
