Kabar “Dammaj melawan Syi’ah hutsiy’

Kamis,16 Shafar 1435 H
10:09 wib

Telah menceritakan kepada kami (Abu Yahya) dari Abu Dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Tadi syaikh Yahya menyebut Kholid As Sinafiy rohimahulloh secara khusus, dan bercerita tentang kegagahannya dalam setiap pertempuran, dan betapa cepatnya dia bangkit menghadang serangan terhadap Dammaj, hingga dulu beberapa kali terluka dan sampai berobat keluar negri. Beliau juga juga bercerita bahwa kemarin Kholid diundang temannya makan di rumahnya, maka beliau menjawab: “Jika engkau memang punya makan malam, maka sekarang saja, karena besok aku akan pergi jauh.” Ternyata hari ini memang ditembak hutsiyyun.

Tadi di majelis syaikh Yahya ada akh berkata: “Ya Syaikh, tadi pagi kami ketemu Kholid dan kami bilang: “Wajahmu kok tampak putih.” Dia menjawab: ” cahaya Jannah insyaAlloh.” -selesai-
baca disini berita kematian khalid as-sinafiy -rahimahulloh-

Dari Abu Fairuz (dammaj) ” Sehubungan dg ultimatum syaikh Husain bin Abdillah Al Ahmar (kepala qobilah induk Hasyid) bhwsnya batas akhir rofidhoh utk keluar dari Dammaj adlh hari Jum’at, rofidhoh makin kalang kabut mencari tokoh2 yg bisa menjadi lajnah penengah utk membentuk perdamaian, tanpa mau menghentikan pengepungan thd Dammaj, dan tanpa mau membuang pos2 pemeriksaan di jalan2.

Di “Qol’atis Sunnah” diberitakan bhw pertemuan besar seluruh masyayikh dan du’at Sunnah Tsabitun se-Yaman (syaikh Iryani, Umari dll) yg bertempat di propinsi Dholi’ menghasilkan kesepakatan tekad utk mendobrak seluruh barisan hutsiyyun sampai seluruh pasukan tiba di Sho’dah.
Berhubung hari Jum’at makin dekat, bbrp kelompok hutsiyyun yg biasanya sombong2 thd org2 qobilah, mrk minta kemanan pd qobilah2 Sho’dah. Dan justru bbrp qobilah Sho’dah mohon jaminan keamanan pd syaikh Husain Ahmar.

Malam ini hutsiyyun masih saja menembaki ahli Dammaj.
Di “Basyairun Nashr” diberitakan dg sumber2nya bhw duta besar persatuan eropa berkata pd beberapa politikus Yaman: “Hutsiyyun itu sudah menjanjikan pada kami bhw mereka akan mengosongkan Dammaj dari Salafiyyun secara sempurna dalam tiga hari.”
“Qol’atis Sunnah” menukil dari “Ma’rib Pers” bhw di Wadi Dannan terjadi pertempuran baru. 10 hutsiyyun mati, 2 dari pihak qobilah meninggal dan 2 luka2.

Syaikh Yahya juga berkata: “Jika hutsiy mengejar kami dg senjata2nya, maka kami mengejarnya dengan doa, doa org terzholimi.”

Syaikh Yahya bercerita bhw beliau dilapori bhw Abdul Malik Al Hutsiy stlh melihat kegagalan pasukannya berulang2 dlm menyerang Dammaj dan mental mereka melemah, dia berkata pd para komandannya: “Berangkatlah kalian. Jika tidak, maka biarlah aku saja yg berangkat memimpin langsung penyerangan.” Maka para komandannya tadi berkata: “Kami akan berangkat wahai Tuanku.” Lalu ada anak buah yg takut dipaksa berangkat ke Dammaj, maka dia menembak badannya sendiri hingga luka agar diidzinkan tdk berangkat. Ternyta seluruh komandan yg berangkat tadi mati terbunuh di Dammaj. Alhamdulillah. ” -selesai-

Rabu,15 Shafar 1435 H
19:02 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Di Dammaj malam Rabu, al-akh Umar Al Jazairiy meninggal di Barroqoh ditembak rofidhoh. Akh Yasir Al ‘amroniy luka parah. Hasbunalloh wani’malwakil. Tadi malam akh Muhammad Sa’id Al Lahjiy, mas’ul hirosah Lahj di Alu Manna’ yg trkadang memberikan kabar2 pd kita terluka ringan di wajah dan tangannya kena pecahan peluru besar rofidhoh. Rabu sktr saat zhuhur, akh Kholid As Sinafiy Ash Shon’aniy yg dulu berperang di samping Abdurrohman bin syaikh Yahya hingga terbunuhnya Abdurrohman, skrg akh Kholid juga meninggal ditembak rofidhoh. Beliau adlh org yg amat baik dan sopan, sering berkorban utk membela sunnah sblm perang ini. Inna lillahi wainna ilaihi roji’un.” -selesai-

10:06 wib

Telah menceritakan kepada kami dari Abu Fairuz (dammaj) ” Berita “Akhbar Dammaj Salafiyyah” dari akh Abu Turob Ash Shon’aniy di Hasyid bhwsanya di front Khoiwan hutsiyyun menyerang sayap kanan ikhwah demi mengambili mayat2 teman mereka yg masih bergelimpangan kemarin. Terjadi perang dahsyat dan hutsiyyun gagal dan terpukul mundur. Beliau juga mengabarkan bhw hutsiyyun sengaja mengincar seorang gadis kecil usia tujuh tahun yg sedang menggembala kambing, menghantamnya dg mortir sampai tewas. Innalillahi wa innailaihi roji’un.
Malam ini sprti biasa di wilayah Alu Manna’ Dammaj hutsiy dg alat beratnya menembaki sebagian thullab yg sdang bekerja menggali parit2 perlindungan yg panjang. Stlh makan malam, dua pelajar melanjutkan penggalian parit yg sdh lebih tinggi dari ukuran badan mrk itu, dan tanahnya dibuang ke samping kanan dan kiri.
Sprti biasa, manakala debu mulai mengepul, hutsiyyun dari Shoma’at menembaki kedua pelajar tadi utk menakut2i keduanya, dg peluru2 amat besar. Keduanya jongkok sambil membersihkan muka dn baju yg tertutup debu. Lalu keduanya bertekad mempermainkan hutsiyyun dan membikin jengkel mrk. Mulailah salah satunya melemparkan tanah ke kanan dan ke kiri seperti biasa dg cepat hingga debu mengepul, lalu dia jongkok menunggu reaksi hutsiy. Begitu hutsiy selesai menembak ke arahnya, langsung dia melemparkan tanah lagi, lalu jongkok menunggu tembakan. Dan hutsiypun menembak lagi dan tdk kena. Lalu pelajar tadi melemparkan tanah lagi dg sekopnya. Hutsiy makin jengkel dan menembak lagi. Begitulah terjadi silih berganti.
Kedua pelajar itu tertawa krn bisa mempermainkan musuh krn tahu bhw musuh tak bisa menembak mereka di dlm parit yg dalam itu insyaAlloh. Dan hutsiy jengkel krn peluru2 besar yg harganya amat mahal td terbuang percuma.
Akhirnya hutsiy menghentikan tembakan ke arah kedua pelajar tadi. Entah krn peluru dia malam itu habis, ataukah krn bosan dipermainkan para pelajar yg sdh ingin bertemu Alloh tsb. Lalu keduanya terus menggali sampai lelah dan insyaAlloh dilanjutkan besok pagi.
Datang berita dari luar bhw hutsiyyun sibuk mengirim utusan utk membeli amunisi ke wilayah propinsi Ma’rib dg harga tinggi.
Berita dari “Basyairun Nashr”: dari pihak petugas medis puskesmas Dammaj, bhw saudari kita: Badriyyah binti Mursyid An Najjar (36 th) yg tlh lama sakit paru2 dn direkomendasikan utk dirawat di rumah sakit khusus itu meninggal krn tak bisa dibawa keluar Dammaj. Sebagian ikhwah yg luka2 juga pingsan total krn persediaan oksigen di puskesmas Dammaj habis. – selesai-

Selasa,14 Shafar 1435 H
9:55wib

Kami bertanya bagaimana kabar syaikh Abu ‘Amr dan Syaikh Abdulloh al-Iryani – semoga Alloh menjaga mereka- berkata Abu Fairuz (dammaj) “ Syaikh Abu Amr sibuk jaga di Dammaj bersama anaknya Abdurrohman. Syaikh Al Iryani keliling dakwah menyemangati qobilah-qobilah untuk jihad” -selesai-

Dari Abu Fairuz (dammaj) ” Makin banyak pasukan Hada dan Dzammar berangkat ke Kitaf memerangi hutsiyyun. Berita dari “Qol’atis Sunnah”kantor hutsiyyun di pasar “Itsnain” wilayah Jauf meledak hingga rata dengan tanah. Alhamdulillah.

Di pos Huts, pasukan ikhwah berhasil menangkap mobil besar hutsiyyun penuh dg senjata dn menawan sopirnya. Alhamdulillah.

Di Dammaj, ikhwah berhasil menembak tank hutsi yg di Thulu hingga hancur bersama sopir yg teman2nya. Saat satu mobil bersenjata milik hutsi mendekat utk menolong, dihantam juga hingga terbakar bersama seluruh isinya. Ini semua berita dari Majmu’ah “Qol’atis Sunnah.” alhamdulillah, Tank tadi banyak berisi amunisi. Saat dihantam timbullah ledakan besar dn banyak. Sdgkan mobil bersenjata anti pesawat terbang milik rofidhoh yg satunya berisi 4 prajurit hutsiyyun semuanya terbakar saat mau membantu tank tadi. Alhamdulillah. Itu smua rohmat Alloh semata utk para pelajar yg lemah dn terzholimi.

Kabar dari “Akhbar Dammaj Salafiyyah”: Hari Senin kemarin bbrp pelajar terluka terkena hantaman2 rofidhoh yg tak tentu arah di Dammaj.
Juga mengabarkan bhw td malam akh Abdulloh bin Husain Al Mahdzariy meninggal stlh sekian hari menderita dg luka2 beliau dn tiada perawatan yg memadai akibat pengepungan ini.
Juga mengabarkan dari Syaikh AbdulKarim Al Hasaniy di Kitaf bhw td mlm hutsiyyun menyusup ke wilayah sayap kanan pertahanan ikhwah, tapi ketahuan, dn terjadi baku tembak seru, lalu hutsiyyun terpukul mundur. Di sayap kiri terjadi baku tembak jarak jauh dg sengit. -selesai-

7:06 wib

Telah mengabarkan kepada kami dari akh Shiddiq al-Bugisiy (dammaj) ” di majmuah Thullab darul hadits dimuat bahwa seorang penuntut ilmu wanita mimpi melihat seekor kuda yang amat cepat, ia bertanya milik siapakah gerangan kuda ini? mereka jawab: itu milik Husain Al Ahmar namanya “Khansaa” dan ditunggangi oleh seorang anak namanya Abdullah, wanita tadi kemudian memberikan manisan kepada anak tersebut, tapi dia tolak, katanya ayahnya bilang padanya: kalau dia makan nanti dia akan jatuh dari atas kuda. pelajar wanita tadi tanya: Apakah Presiden baru punya kuda semacam ini? jawabnya: tidak, kalau presiden yang pertama “Ali Abdillah” punya juga namanya “Rumaishaa”. Kuda Husain Ahmar berjalan dan bekeliling di tempat-tempat jaga ahlus sunnah dan apabila dekat dengan tempat-tempat jaga rafidhah terlihat darinya debu. Abul ‘Izz (salah satu ahli tafsir mimpi yang mahir di yaman) menakwilkan mimpi tadi beliau berkata: Allahu Akbar Allahu
Akbar
walillahil hamd, kuda adalah kebaikan dan jihad,kekuatan ribath dan kecepatan menandakan sampainya ke tempat tinggal dan tercapainya tujuan serta pertolongan yang dekat. Dan “khansaa” sendiri maknanya hidung yang tinggi dan harga diri menandakan keagungan dan keunggulan serta ketinggian dengan kebenaran. Dan penisbatannya kepada Husain Ahmar menandakan bahwa pertolongan datang dari arahnya dan dengan upayanya, dan barangkali Allah akan menguatkan dengannya al haq dan memenangkanya dengannya dan dia akan punya peranan kuat dan menyolok dalam kebaikan. Dan anak yang namanya Abdullah menandakan ahlus sunnah yaitu hamba-hamba Allah ta’ala dan mereka itulah para mujahidun dan pasukan kebaikan serta para da’inya. Dan penolakannya terhadap manisan menandakan bahwa mereka tidak rela dengan kerendahan dan tidak pula sogokan, tidak rela dengan kehinaan dan tidak pula dengan harta serta janji-janji kedudukan ataupun tawar menawar untuk meninggalkan
kebaikan dan jihad serta kemuliaan dan apabila mereka menerima manisan dan ridha dengan janji-janji kedudukan/jabatan maka mereka akan jatuh dan terkapar, akan tetapi Allah selamatkan. Adapun ucapannya Presiden pertama Ali Abdullah punya juga kuda semacam itu dan namanya “Rumaisha” itu menandakan bahwasanya dulu dia punya kekuatan, taktik dan kebijaksanaan akan tetapi dia lihat tapi tidak beramal. “Rumaishaa” seperti tipuan mata dan dia dalam ta’bir lebih kurang dibanding “khanshaa”, dan “Khanshaa” lebih kuat dan lebih baik daripada “Rumaishaa” dari sisi tanda. Dan mimpi berkisar pada makna pertolongan/ kemenangan sepak terjang dalam medan-medan kebaikan dan dia dikuatkan dengan malaikat. Dan bendera jihad karena agama dan suci serta jihad yang syar’i tidak ada padanya kotoran dan tidak pula kekeruhan, Kuda terikat diubun-ubunnya kebaikan hingga hari kiamat dan segala puji hanya milik Allah dari dulu dan setelahnya, ويومئذ
يفرح المؤمنون بنصر الله “Di hari itu orang-orang yang beriman berbahagia dengan pertolongan Allah”. Wallahu a’lam. ” -selesai-

Senin,13 Shafar 1435 H
13:05 wib

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Fairuz (dammaj) ” Syaikh Abdul Karim Al Hasaniy di Kitaf mengabarkan bhw di malam Sabtu hutsiyyun menyerang dg dahsyat, dan ikhwah selamat, sementara hutsiyyun pulang dg mobil2 penuh mayat. Alhamdulillah.

-kemarin ahad pukul 16:53 WY–
rofidhoh menghantami markiz dg peluru2 besar. Sampai maghrib mrk menghantam Wathon juga dg mortir2. Sprtinya mrk jengkel krn teman2 mrk sore td terhantam mortir. Rofidhoh makin keras menyerang. Perang sengit jarak pendek terjadi di Alu Manna’. Rofidhoh di gunung Shoma’at dan gunung Aqor berkali2 juga menembaki Alu Manna.’ Ikhwah di gunung Barroqoh dan Mashrohah menghantam Shoma’at dan Aqor. Rofidhoh di gunung Shoma’at dan gunung Aqor menembaki barroqoh dan Mashrohah. Perang makin sengit. Markiz dihantam mortir. Ya Alloh selamatkanlah para hamba-Mu penghapal Qur’an dan Sunnah, para penjaga benteng Islam yg tengah kelaparan dan kedinginan itu. Peluru2 api terus berdesingan dg derasnya. Subhanalloh, hantaman ke Barroqoh dan Mashrohah seringnya meleset, jauh ke atas, atau ke tengah padas. Subhanalloh, jika ana tak salah lihat, ada peluru api ke arah Mashrohah, di tengah udara seperti tertampar dan belok ke atas. Asap membubung dari markiz.
Ana tak tahu pasti. InsyaAlloh kabar markiz menyusul. Ana sdg jauh di tempat lain. Baku tembak sengit masih terus berlangsung di Dammaj.

Di Khoiwan Hasyid para ikhwah juga tengah diserang. Di Wadi Dinan Hasyid juga tengah membara. Abu Turob Ash Shon’aniy mengabarkan bhw perang msih trs berlangsung di Wadi Dinan, 2 mobil rofidhoh pergi dg penuh mayat. Di Khoiwan Rofidhoh juga mati banyak. Mendekati tengah malam turunlah hujan gerimis Dammaj di sela2 baku tembak yg mulai mereda. Alhamdulillah. Kata syaikh Abdul Hamid, yg meninggal td mlm Asy Syaikh Al Waqur Abu Bilal Al Baidhoniy dan Al Akh Fadhil Ahmad Al Akbariy Al Hadhromiy rohimahumalloh. Yg luka sktr 30 org.

Kata akh Muhammad As Siwariy, hutsiyyun menyerang Alu Manna’ dr empat arah, dn mendekat, lalu tersamarkan di antara mrk shg saling mendekat dan saling menembak teman sndiri. Alhamdulillah. Al Akh Ali Al Yafi’iy mengabarkan bhw sejumlah hutsiyyin yg menyerang Alu Manna’ saling bunuh sendiri. Sejumlah yg lain lari ke belakang. Beliau dikabari seorg ikhwah yg bertugas menembak dg mu’addal ada kejadian aneh: bhw dia dlm sekali menembak keluar 5 atau 6 peluru tanpa dia menyentuh pemicunya. Dan itu terjadi bbrp kali.

Syaikh Zakariya Al Yafi’iy cerita bhw di kebun2 di depan beliau penuh dg mayat hutsiyyun. Dan beliau dikabari akh yg melihat dg teropong bhw sekelompok hutsiyyun lari ke belakang. Syaikh Abdul Karim Al Hasaniy di Kitaf mengabarkan trjadinya perang sengit di sana. Sejumlah hutsiyyun mati. Alhamdulillah. Juga mengabarkan bhw ikhwah brhasil kuasai satu bukit kecil.

Di Dammaj: Akh Taufiq Al Yafi’iy hafizhohulloh mengabarkan bhw kmrn saat mendengar bocoran berita bhw hutsiyyun akan menyerang, hatinya mengalami ketegangan. Saat perang berlangsung, tiba2 dia mencium bau harum dan suci, lalu hilanglah ketegangannya.

Berita dari “Sho’dah Online” hutsiyyun di Sho’dah memaksa para kepala kantor urusan umum utk mengarahkan bantuan dan subsidi kpd hutsiyyun dg alasan utk mendukung kerja keras pasukan hutsiyyun di Dammaj. Mrk juga memaksa menaikkan tarif listrik dan air thd masyarakat demi menggalang dana masyarakat utk hutsiyyun. Ada ledakan besar menggoncang kota Sho’dah di dekat RS As Salam. Belum diketahui siapa pelakunya dan berapa korban dn kerugian yg timbul. Adapun kami, kami Salafiyyun tidak rela kezholiman apapun thd org2 yg tdk bersalah.

Ahad,12 Shafar 1435 H
16:06 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Td malam saat ana mengunjungi ikhwah ahli Lahj, terasa benar persaudaraan dan persahabatan mrk. Mengajak ana makan dan minum dg hangat meski amat sederhana skali krn situasi yg tlh kita ketahui bersama. Tapi tampak skali penghormatan dn kegembiraan mrk dg kehadiran saudara mrk ini. Jazahumullohukhoiro. Ahad pagi ini rofidhoh masih menebarkan peluru2 besar di Dammaj ” -selesai-

01:05 wib

Berkata Abu Fairuz (dammaj) ” Di sela-sela berjatuhannya mortir dan desingan peluru serta minimnya makanan, Alloh menaungi Ahlussunnah dgn ketentraman dan ketenangan menjalani ujian-Nya. Hari ini akh Fayiz As Saqqof Ash Shumaliy menjalankan pernikahannya. Semoga Alloh memberkahi sang mempelai baru. Alhamdulillah.” -selesai-

Sabtu,11 Shafar 1435 H
23:20 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) ” –Berita tambahan dari Hasyid– dari Abu Turob Ash Shon’aniy hafizhohulloh mengabarkan ” malam Jum’at (kemarin ;ed) ikhwah menembakkan mortir ke sekumpulan hutsiyyun sehingga 12 dari mereka mati, 22 luka-luka, beliau juga mengabarkan bahwa pada Sabtu pagi ikhwah juga menghantam sekumpulan hutsiyyun dengan mortir, tepat mengenai mereka. Belum diketahui jumlah korbannya. ” -selesai-

Berkata Abu Fairuz (dammaj) dari Abu Hamzah Muhammad As Suwariy mengabarkan -dan memang itulah kenyataannya bahwasanya tiap malam para pejuang Dammaj dan thullab membuat ceramah dengan pengeras suara sebagai nasihat dan ruqyah buat para prajurit hutsiyyun yang memang banyak pakai sihir dan jimat, juga menyadarkan bahwa mereka cuma bahan permainan para pimpinan hutsiyyun untuk jadi tumbal di Dammaj, dan bahwasanya Dammaj akan terus menjadi kuburan para prajurit tempur. Hari ini terjadi perdebatan sengit antara 20 prajurit hutsiyyun dan komandan mereka yang dikenal dengan julukan “Sarothon” (kanker). Lalu 20 prajurit tadi meletakkan senjata dan pergi meninggalkan Dammaj.” -selesai-

22:07 wib

Berkata Abu Fairuz (dammaj) ” –Berita dari Kitaf– dari Syaikh Abdul Karim Al Hasaniy mengabarkan bahwasanya malam Sabtu pertempuran sengit karena hutsiyyun menyerang, ada dua ikhwah yg adu kuat dengan para hutsiyyun untuk mempertahankan suatu pos, terjadi baku hantam selama 2,5 jam. Kedua ikhwah ini dikeroyok hutsiyyun dari seluruh penjuru, tapi terus gigih bertahan hingga salah satunya luka-luka. Akhirnya datanglah bantuan dari pasukan ikhwah yang lain hingga hancurlah pasukan hutsiyyun di wilayah tadi. Beliau juga bercerita bahwa saking sengitnya pertempuran sampai sebagian hutsiyyun saat melemparkan garanat-granat, mereka lupa mencabut pemicunya. Dan ini terjadi berkali-kali sehingga menjadi ghonimah bagi ikhwah. Alhamdulillah.” -selesai-

19:13 wib

Telah menceritakan kepada kami dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Di dars maghrib syaikh Yahya bercerita bahwa sebagian ikhwah yang mengawasi hutsiyyun di Nuqu’ dengan memakai teropong melihat bahwa sebagian dari prajurit hutsiyyun menari-menari telanjang, sepertinya mereka mabuk berat.Kemudian syaikh Yahya juga mengabari bahwasanya beliau dikabari bahwasanya sebelum penyerangan besar di Alu Manna’ tempo hari, hutsiyyun membentuk Katibatul Maut (Pasukan Berani Mati) dengan anggota sekitar tiga ratus hutsiyyun dan bersumpah tak akan mundur sampai mati. Ternyata benar-benar (ahlussunnah ;ed) membunuh mayoritas dari mereka, dan sisanya lari ke belakang.Syaikh Yahya crita bahwa ‘Amm Sholih Manna’ rohimahulloh sebelum wafatnya beliau bercerita melihat dalam mimpinya ada banjir keruh datang dari arah Abdin dan bertemu dengan banjir jernih dari arah timur, lalu kedua banjir tadi saling hantam dan akhirnya banjir bening mengalahkan lawannya.
Syaikh
bilang bahwa beberapa ikhwah juga mimpi semacam itu.Beliau juga cerita bahwa ada ikhwah cerita tentang keanehan yang dilihatnya bahwsanya dia sedang mengintai seorang hutsiy, lalu dia menembaknya tepat di kepalanya. Ternyata hutsiy itu bangkit lagi dan memberikan isyarat agar akh penembak tadi juga menembak hutsiy kedua yang sembunyi di sampingnya. Maka diapun menembak hutsiy kedua hingga kedua hutsiy tadi mati. Syaikh bilang ini menunjukkan bahwa Alloh menelantarkan hutsiyyun dan tidak menolong mereka.” -selesai-

Dari Abu Fairuz (berkata) dari akh Muhammad as-Siwariy berkata “tadi malam perang besar di Kitaf sampai menjelang subuh. 15 hutsiy mati, di antaranya bernama Abdurrohman Al Hakim, orang dekatnya Abu Ali Al Hakim (komandan besar hutsiyyun dalam pengepungan Dammaj). Alhamdulillah. ” -selesai-

Jum’at,10 Shafar 1435 H
13:44 wib

Abu Fairuz (dammaj) bercerita:

Dari Dammaj al Akh Thoriq Ad Damtiy dan akh Ali Adh Dholi’iy akhirnya meninggal karena luka-luka meeka akibat dari runtuhnya bangunan yang ditembak oleh tank rofidhoh hari Rabu yang lalu. Rohimahumalloh

Dari front Kitaf Kabar wafatnya pemilik “Maktabah Al Falah” al akh al fadhil as salafiy ats tsabit al mujahid Abul Falah Al Ibbiy rohimahulloh di Kitaf. Al akh al fadhil as salafiy Salim Al Maliziy hafizhohulloh menulis surat ke ana: Innalillahiwainna ilaihi rajiun. Abu falah meninggal di hawn ba’da asar.saat ini ana di ghurfah jinazah.WALLAHI ! bau misk yang kuat yang belum pernah ana hirup selama hidup ana menyelimuti jenazahnya..insya Allah ba’da isya’ di kubur.

rofidhoh berusaha menyerang pertahanan ikhwah di wilayah “Ummi Riyah” lalu berhasil dipatahkan ikhwah. Alhamdulillah. Berita dr syaikh Abdul Karim Al Hasaniy hafizhohulloh.

Dari front Hasyid akh Nashr Al ‘Amiriy di “Akhbar Dammaj Qol’atis Sunnah” mengabarkan bahwa kemarin sepanjang siang sampai malam terjadi pertempuran, sekitar 30 hutsiy mati dan luka. Lalu jatuh mortir Ahlussunnah menimpa hutsiyyun sehingga yang mati bertambah, dan sibuk mengangkut mayat-mayat mereka. Alhamdulillah.

Dari Shon’a: Setelah sekitar sepekan Akh yang mulia Abdul Alim Ash Shilwiy hafizhohulloh ditahan aparat karena hendak diperiksa sehubungan dengan kasus teror rofidhoh terhadap RS “Ardhiy” tempo hari (baca disini ;ed), akhirnya Kamis kemarin beliau dibebaskan. Alhamdulillah.
Berita dari “Qol’atus Sunnah.” sementara hutsiyyun yang nyata-nyata melakukan terorisme tidak ditindak tegas oleh pemerintah.

Berita 22 jam yang lalu baru dapat kami terbitkan -qoddarulloh- terkadang ada saat kesulitan memperbaharui berita-berita yang masuk.

Dari Abu Fairuz (dammaj) menceritakan ” di Hasyid dari syaikh Abu Hatim Al Asymuriy bhw ada seorg ikhwah meninggal ditembak rofidhoh sblm subuh. Innalillahi wainna ilaihi roji’un.

Hari Kamis kemarin di Wadi Dinan sktr 20 rofidhoh mati diserang para ikhwah. Dan di kabupaten Khoiwan situasi masih amat tegang. Ini berita dari “Akhbar Dammaj Salafiyyah”.

Akh Abu Ammar Yasir Syarif hafizhohulloh di front Harodh mengabarkan bhw tgl 9 Shofar 1435 H ba’da shubh pasukan Hilfun Nushroh di Harodh menyerang hutsiyyun dlm pertempuran sengit sampai maghrib. Bbrp ikhwah meninggal, bbrp luka2 ringan. Dan sktr 30 hutsiyyun mati. Alhamdulillah.

Dari “Akhbar Dammaj Salafiyyah”: pd malam Jum’at ba’dal maghrib datang rombongan masyayikh qobilah dan pemuda Hajur bergabung dg Hilfun Nushroh di Hasyid, dan disambut gembira oleh pasukan Hasyid.

Dan mengabarkan juga dari akh Abu Hamzah Muhammad As Siwariy bhw Kamis kemarin di Kitaf datang rombongan belalang amat banyak sekali.

Akh al fadhil Badr Adh Dholi’iy hari Jum’at ini akhirnya meninggal akibat dari luka2nya yg dialaminya bbrp hari yg lalu. Rohimahulloh. Beliau adalah pemilik toko yg di situ Ali Al Baitiy bekerja sampingan.

Berita dari Jauf: Ahlussunnah di wilayah Jauf menyerang pos hutsiyyun Shofro’ dan membunuh pasukan mrk, membakar 3 mobil rosyasy mrk, dan mengambili senjata mrk, jam tiga sblm fajar. Ini berita dari “Basyairun Nashr”.

Ada sumber lain yg mendatangkan berita ttg Jauf dg versi lain lagi, tp kemudian dibantah oleh sbgian org.

Akh abu Zakariya Isma’il bin Suhail Al Hajuriy malam Jum’at tadi meninggal krn luka2nya tempo hari. Beliau adalah menantu syaikh Abdul Hamid Al Hajuriy. Karena rajin belajar dan berakhlaq baik, dia ditawari menikahi anak gadis beliau dg mahar murah menurut adat Yaman: 60 ribu ry. Ternyta dia malah membayar mahar dg 150 ribu ry. Saat perang di Alu Manna’ tempo hari, dg gagah berani beliau bertempur sampai luka2 di kepalanya. Rohimahulloh.

Berita dari akh Fuad bin Humaid Al ‘Ubaidiy hafizhohulloh: ikhwah di front Harodh menyerang gunung2 yg bertetangga dg desa Fadihah yg hutsiyun bermarkas di situ, dan juga berhasil merebut gunung Hamro barat dan gunung Hashir serta gunung lain yg di situ ada tandon air. Lebih dari 30 hutsiy mati, 2 ikhwah dari Hajur dan 7 pelajar Dammaj meninggal, 9 luka. Sebagian ikhwah terkepung di sebagian bukit, dn insyaAlloh malam ini akan ditolong. Ratusan penduduk desa tadi mengungsi.

Di Kitaf datang juru damai dari hutsiyyun dan berbicara buruk. Maka syaikh Muhammad bin Muhsin Ubadah dan mengusir mrk, menaburkan tanah ke wajah mrk dan mengancam mrk bhw jika mrk datang lagi mk mrk takkan kembali dg selamat.

Dari “Qol’atis Sunnah”: sebagian penduduk Tihamah melaporkan bhw hutsiyyun bergerak ke pesisir Hudaidah utk menguasai benteng kuno yg ada di situ yg dulu dipakai kelompok yg memberontak raja Yahya Hamiduddin. Jika bentang td bs dikuasai hutsiyyun mk dikhawatirkan mrk makin mudah memasukkan persenjataan Iran lewat laut. Hasbunallohuwani’malwakil.

Kabar dari “Qol’atis Sunnah”: komandan hutsiy di pos Shofro: Ibnu Hamthon dan para pengiringnya mati dlm serangan Ahlussunnah Jauf thd mrk. ” -selesai-

13:29 wib

Dalam perjalanan sehabis pulang mengimami sholat jum’at Abu Turob (bengkulu) cerita bahwa dia mendapat khobar dari Abu Dzulqornain Wahyu (dammaj) kemarin pasukan hutsiyyun banyak yang terpotong tangannya dengan pedang, padahal dari ikhwah tidak ada yang menggunakan pedang saat melawan mereka” -selesai-

Dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” dari Hasyid: di “Qol’atis Sunnah” dikabarkan bahwa seekor binatang semacam harimau menyerang jama’ah hutsiyyun di Qoflah ‘Udzar, menyebabkan sekitar sebelas laki2 dn empat perempuan luka2. Alhamdulillah, Hutsiyyun menuduh Al Qo’idah dan syaikh Husain Al Ahmar melepaskan binatang tadi untuk menyerang mereka” -selesai-

08:52 wib

Dari Abu Yahya (bengkulu) berkata ” Kemarin malam di darsnya Abu Turob (bengkulu) bilang kepada kami bahhwa Syaikh Yahya menyampaikan salam dan ucapan terimakasih atas bantuannya, dan bagian dari bantuan yang rencananya untuk keluarga (anak-anak dan istri-istri) Abdurrohman bin Yahya rahimahulloh — anak syaikh yahya yang meninggal dibunuh rafidhoh baca disini — tidak beliau ambil dan beliau kembalikan untuk ikhwah Indonesia, Malaysia dan Singapura.”-selesai-

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Yusuf al-Amboniy (dammaj) berkata ” Alhamdulillah ba’da isya hari rabu tanggal 8 safar 1435 Ana (abu yusuf) ditemani Akh Shiddiq (al-Bugisiy) , dan Abu Dzulqornain Wahyu masuk ke (menemui ;ed) Syaikh Yahya hafidzahullah menanyakan tentang amanah uang yang di kirim oleh akh Abu Turob (di bengkulu) hafidzahullah kepada kami, amanah dari abu turob untuk di bagikan ke ikhwah-ikhwah indonesia, malayzia, dan singapura dan telah di setujui oleh syaikh yahya,kemudian syaikh yahya memberi arahan, karena ikhwah yang bujang banyak yang kerja gali khandak kata beliau ” bagian bujang ditambah, dengan permisalan kalau yang berkeluarga 10000 maka bujang dapat 7000″ dan turut sebagai saksi Abu Dahdah hafidzahullah. Detail jumlah uang kami lihat tidak perlu untuk dipublikasikan di media umum semacam ini.
Berkata Abu Yusuf (dammaj) dan pada tanggal 9 safar 1435 kami telah musyawarah dan bagikan dengan bantuan Al Akh Adib Jakarta, Akh Mu’adz Lombok, Akh Muslim Lamongan, Akh Abu Mas’ud Jawa jazahumullahu khairan sekaligus mereka sebagai saksi dan mengetahui detail uang keseluruhannya
Baarakallahu fiikum dan
Mim bab sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
لا يشكر الله من لا يشكر الناس
“Tidak bersyukur kepada Allah barangsiapa yang tidak mensyukuri manusia”.

Kami sampaikan kepada seluruh ikhwah yang turut membantu kami dimanapun mereka berada, baik dengan tenaga, harta ataupun doa…kami syukuri dan ucapkan jazakumullahu khairan. ” -selesai-

Kamis,9 Shafar 1435 H
11:07 wib

Telah bercerita kepada kami dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Akh Muhammad bin Manshur Al Qodhi hafizhohulloh di “Akhbar Dammaj As Salafiyyah” menukilkan dari “Sho’dah Online” bhw hutsiyyun berupaya sekuat tenaga mencari pihak2 yg bisa menjadi penengah utk menghentikan perang di Kitaf, krn tekanan pasukan “Hilfun Nushroh” amat merepotkan mrk dan diakui sebagai front terkuat.

Rombongan bbrp tokoh2 qobilah Kitaf dan Wadi Abu Jubaroh yg loyal kpd hutsiyyun tlh bergerak berupaya menemui para pimpinan “Hilfun Nushroh” front Kitaf utk menghentikan perang, akan tetapi ditolak. para pimpinan “Hilfun Nushroh” front Kitaf juga membantah isu yg disebarkan oleh situs hutsiyyun bhw tim penengah dari Saudiy tlh datang dn bertemu para pimpinan tadi utk menghentikan perang di Kitaf.

“Sho’dah Online” juga menyebutkan bahwa rombongan prajurit hutsiyyun ramai2 lari dari Kitaf dan menolak melanjutkan perang melawan “Hilfun Nushroh.” Akhirnya utk menutup2i hilangnya sejumlah pasukan, para tim hutsiyyun mengumumkan ke para pelajar sekolah2 utk wisata lapangan. Ternyata di tengah perjalanan mrk dibelokkan ke front Kitaf dan dipaksa jadi prajurit tempur hutsiyyun.

Kami bertanya “apakah hilfun nusroh ini afiliansi (jaringan) dengan al-Qaedah ?” berkata abu fairuz “Alhamdulillah. “Hilfun Nushroh adalah persekutuan qobilah2 Yaman yg bersumpah setia utk menolong Dammaj dan org2 yg terzholimi. Td malam anak dari akh Ahmad bin Sa’d Al ‘Udainiy ditembak mati hutsiy. Rohimahulloh.” -selesai-

0:59 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Akh Abdul Karim Ash Shumaliy meninggal, rohimahulloh. 4 pelajar luka-luka, syafahumulloh. Syaikh Zakariya Al Yafi’iy hafizhohulloh bilang bahwa ada 3 mobil hutsiyyun lewat di Abdin, penuh dg mayat. ” -selesai-

Berkata Ahmad Ma’sud (dammaj) ” Yaa ikhwah, kemarin syaikhuna Yahya memberi tanbih kepada kita untuk i’tina dengan sujud syukur atas penjagaan Alloh dan kelembutannya sehingga serangan hutsi dengan segala jenis senjata berat dipalingkan dari kita shingga korban dari kita sedikit dan korban mereka sangat banyak. Syaikh cerita bahwa malam kemarin di kitaf hutsi terbunuh sebanyak 70 orang, jadi i’tina yaa ikhwah dengan sujud syukur ” -selesai-

Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Afwan yg meninggal di Dammaj tadi malam adalah Muhammad Muhsin Ziyad Al Uwairiy rohimahulloh. Adapun Sholih Al Maghribiy meninggal tadi malam di Kitaf.
tadi pagi rofidhoh bbrp kali menembaki Alu Manna’ dengan peledak-peledak besar. Akh Salman At Ta’ziy luka tangannya. Siang ini serangan makin dahsyat. ” -selesai-

Rabu,8 Shafar 1435 H
10:41 wib

Telah menceritakan kepada kami (Abu Yahya) dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” Tadi syaikh Yahya mengumumkan bhw akh Abdurrohman Al Amrikiy rohimahulloh sebelum wafatnya, mendatangi syaikh Yahya dan minta doa agar mati syahid, dan menjadi orang pertama yang mati syahid di pertempuran yang akan terjadi. Ternyata Alloh mengabulkannya. Lalu beliau cerita bahwa para ikhwah yang mencium Abdurrohman mendapati bau harum dari hidung dan mulutnya. Shubhanalloh. ” -selesai-

Berkata Abu Fairuz ” Ada soal menghentak tentang akh Abdurrohman Al Amrikiy -rahimahulloh- yang meninggal dan tercium dari hidung dan mulutnya bau harum. Kenapa beliau dikhususkan dengan itu, sementara yang meninggal bersamanya tidak demikian. Berkata al-Akh Muhammad Al Mishriy (menjawab): “Beliau saat itu puasa hari Senin. Barangkali itulah sebabnya.” (sesuai dalil keutamaan puasa). -selesai-

Berkata Abu Fairuz (dammaj) ” Malam ini rofidhoh menembaki para ikhwah yang tengah kerja perbaiki matras-matras di Alu Manna’. Satu luka berat. Saat ana tugas di tempat lain, ternyata syaikh Yahya di dars umum bercerita. Beliau bilang bahwa komandan hutsiyyun yang mati terpenggal kemarin, sebelumnya berkata pada Abdul Malik Al Hutsiy (az-Zindiq al-Fasiq ;ed): “Kasih saya waktu dua jam, saya akan masuk ke Dammaj dan membawa ke hadapan paduka kepala si Hajuriy.” ternyata Alloh menjadikan kepala dia yang terpenggal dan dibawa ke hadapanku, dan aku tidak ridho.” Berkata Abu Fairuz “memang syaikh Yahya tidak suka pemenggalan kepala. Cukup dibunuh saja. ” Berkata Abu Fairuz ” Beliau juga cerita bahwa ada hutsiy yang menelpon beliau dan menawarkan perdamaian, tapi dia pasang syarat bahwa syaikh Yahya tidak boleh memasukkan apapun kecuali dengan seidzin Sayyid (Abdul Malik). Maka syaikh Yahya menjawab: “Sayyid kamu dan kalian semua ada
di
bawah kaki Ahlussunnah.” Abu Fairuz berkata ” ini berita dari Ali Baitiy dan ada di beberapa Majmu’ah.” -selesai-

Dari Abu Fairuz berkata ” Berita dari “Dammaj As Salafiyyah” dari “Al Ulum” bahwa malam Selasa hutsiyyun menyerang sayap kanan ikhwah lalu gagal, paginya menyerang lagi, dan perang terus berlangsung. Mayat-mayat hutsiyyun bergelimpangan banyak sekali. Malam makin dingin. Rofidhoh di Dammaj makin menganggu lagi dengan peluru-peluru pembunuh. InsyaAlloh merekalah yg akan terbunuh. Malam makin mendekati titik tengah. Udara dingin makin menggigit. Rofidhoh membunyikan lagu2 setan dg suara keras, diselingi deru peluru2 yg merobek udara. Tiba-tiba kami dikejutkan berita meninggalnya akh Sholih Al Maghribiy. Inna lillahiwa inna ilaihi roji’un.

Selamat jalan saudaraku. Semoga sekarang engkau mendapatkan selimut yg hangat di dalam Jannah yg penuh kebahagiaan di sisi Robb Yang Maha Penyayang. Tiada lagi gigitan dingin, usailah cekaman rasa takut, sirnalah penatnya berjaga di antara semak belukar, tiada lagi deraan rasa lapar.

Dari Abu Fairuz (dammaj) dari Majmu’ah “Akhbar Dammaj Qol’atis Sunnah “13 (tiga belas) hutsiy dari Khoulan, Sihar dan Wuhaidan menyerah diri dan senjata mereka ke pasukan muslimin Hasyid setelah dikepung beberapa hari. Alhamdulillah. Juga menukilkan dari ‘Akhbarus Sa’ah” bahwa dalam perang 3 hari di Kitaf, sebanyak 147 hutsi mati di Kitaf. 34 dari mereka dikuburkan di Dhohyan, sisanya masih bergelimpangan di lembah Abu Jubaroh dan Kitaf. Juga menyebutkan bahwa sejumlah pasukan Hilfun Nushroh pergi meninggalkan pos mereka di gunung “Nar”, lalu direbut oleh pasukan hutsiy. Ternyata mendadak pasukan Hilfun Nushroh balik mengepung dan menyergap hutsiyyun tadi dan menyerang mereka sampai hutsiyyun tadi habis terbunuh. Alhamdulillah. -selesai-

Berkata Abu Fairuz (dammaj) ” Syaikh Abdul Karim Al Hasaniy di Kitaf mengabarkan bhw waktu ‘Ashr kemarin beberapa ikhwah menyusup ke sebagian bukit yang hutsiyyun berupaya untuk menguasainya. Para ikhwah mengira bahwa hutsiyyun telah berhasil menguasainya. Begitu sampai di atas puncak bukit-bukit tadi ternyata mereka dapati bukit-bukit tadi kosong tiada satu hutsiypun.” -selesai-