video hadiah berharga untuk orang yang membela syiah di Indonesia!!!

ini video yang dipublikasikan pada agustus 2014 , dimana orang syiah di tempat yang disebut kuburan Imam Ali di Najaf Irak, mereka dalam acara Mauqib Syahid al-Jum’ah al-Husaini melakukan ritual jahiliyyah seperti ini lalu menyatakan bahwa tidak sah keimanan kepada imam Ali sebelum melaknat musuhnya, melaknat Abu Bakar, Umar, Aisyah dan Usman.. lalu mereka berpesata … Read more

video: 3 anak para imam syiah menjadi ahlussunnah di tengah Iran

gensyiah 5 desember 2014. alhamdulillah 3 anak imam Syiah di tengah Iran bertaubat meninggalkan syiahnya menuju ahlussunnah setelah mengetahui kebenaran sunnah. semua usaha untuk mengembalikan mereka kepada syiah tidak berhasil, akhirnya mereka meningkap ketiga anak tersebut dan dimasukkan ke dalam penjara. sungguh sebaik-baik apa yang dilakukan oleh 3 pemuda tadi dan seburuk-buruk apa yang dilakukan … Read more

Pengakuan Aparat: Imigran Bisa Naik Pesawat, Teriak “Ya Husein, Ya Husein”

Para pencari suaka tidak ada satupun dari mereka membawa identitas, semuanya usia muda dan produktif. Dalam perayaan Asyuro ramai-ramai meneriakkan “Ya Husein, Ya Husein” ISTIMEWA cerita Ahmad: Saat peringatan Asyuro, mereka teriak “Ya Husein, Ya Husein”   Hidayatullah.com—Belakangan ini, kedamaian ‘Kota Minyak’ Balikpapan sedikit terusik sejak diberitakan miring, khususnya terkait ulah imigran gelap asal Afghanistan. … Read more

GELOMBANG 2000 IMIGRAN SYIAH MENGERIKAN!

waspada syi’ah semakin menyebar…. Balikpapan kedatangan lebih dari 300 pencari suaka yang mengaku dr Afganistan semenjak bulan Februari 2014 dengan beberapa gelombang. Mereka mengaku pelarian dari Afganistan karena penindasan pemerintahan di sana. Namun anehnya tidak ada satupun dari mereka yang membawa identitas dari negara mereka. Hanya beberapa orang saja yang memiliki pasport.Yang lebih anehnya lagi … Read more

Resensi Buku: Membongkar Kerapuhan Pondasi Agama Syiah

buku us hasan bashori
Oleh : Ilham Kadir
(Mahasiswa Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibnu Khaldun Bogor.)
Syiah, sebagai sempalan dalam Islam yang kini terus melahirkan masalah yang tidak berkesudahan. Karena itu, para ulama, intelektual, hingga cedekiawan Islam, khususnya Ahlussunnah terus-menerus melakukan berbagai macam upaya dalam menangkal penyesatan yang dilakukan penganut Syiah secara terorganisir, simultan, dan sporadis.Berbeda dengan sempalan lainnya dalam Islam. Syiah adalah satu-satunya aliran sesat yang kesesatannya dapat eksis, awet, bahkan tumbuh dan terus berkembang. Aliran Mu’tazilah misalnya, hanya bertahan beberapa abad saja, dan setelah itu terkubur dalam kubang sejarah. Sedang Ahmadiyah, secara resmi di beberapa negara, seperti Pakistan telah menjadi agama mandiri dengan “Tazkirah” sebagai kitab sucinya, dan “Mirza Ghulan Ahamd” sebagai nabinya.

Ada pun kasus Syiah, mereka sungguh rumit. Namun secara umum, dapat dipetakan masalah utamanya, kenapa mereka bisa eksis dari masa ke masa. Pertama. Syiah memiliki sejarah panjang, dengan pengalamannya menguasai suatu negara, atau daulah selama berabad-abad, termasuk saat ini, Iran sebagai pos kekuatan dan kekuasaan mereka.

Kedua. Kedudukan Iran sebagai negara yang memegang peranan penting di dunia Islam khususnya Timur Tengah, bermula pasca lahirnya revolusi Iran di akhir tahun 1979 yang berhasil melahirkan tokoh utama bernama Ayatollah Khomeini. Sejak saat itu, Khomeini terus menerus melakukan ekspansi pada negara-negara Ahlussunnah, memperkenalkan Syiah dengan berbagai tipu daya dan kebohongan. Banyak yang terkecoh, termasuk pemerintah dan masyarakat Indonesia yang terus menerus melakukan kerjasama dengan cara mengirim para pelajar ke Iran, dan pada saat yang sama, Ayatollah bertebaran di Indonesia melakukan penyesatan.

Ketiga. Ulama su’ yang terus-menerus diproduksi Iran. Banyaknya ulama su’ yang menjadi gudang ilmu sesat akan terus menerus mengalirkan bah kesesatan di  penjuru dunia yang kini sudah tak mengenal seting ruang dan waktu. Kita saksikan, beberapa waktu lalu, Ayatollah Iran sudah berani masuk di Masjid Istiqlal memberikan ceramah, mengajak pada persatuan dan kesatuan umat. Padahal, kita sama-sama ketahui, justru Syiah yang selama ini menjadi tumor ganas dalam tubuh umat Islam. Saksikanlan, dimana ada Syiah, di sana gejolak horizontal terus berkembang seperti Iraq, Syiria, Lebanon, Mesir, Pakistan, bahkan kantong-kantong penganut Syiah di Indonesia memiliki potensi besar terjadi perpecahan dan kerusuhan, sebagaimana kasus Sampang beberapa waktu lalu.

Read more

BUKAN HANYA BULAN SABIT SYIAH .. IRAN JUSTRU AKAN MEMBANGUN BULAN PURNAMA SYIAH!

ruhani

Diterbitkan: Selasa, 2 Desember, 2014

Gensyiah: Seorang penulis dan mantan pengamat internasional Aljazair Anwar Malek berkata: bahwa Iran telah bekerja dan terus berjuang untuk mengubah Arab Spring (musim semi Arab, yaitu sebutan untuk kebangkitan Islam di kawasan Arab, melawan kezhaliman) berubah menjadi Persia Spring (musim semi Persia) di kawasan Arab.

Malik menambahkan bahwa ini adalah apa yang telah mengubah musim semi Arab ( kebangkitan Islam )  menjadi perang sektarian (perang antar kelompok) karena Minyak Iran, yang menerima dukungan dari Zionis dan negara-negara besar karena berbagai alasan, bukan disini tempat memaparkannya.


Dalam sebuah artikelnya di
Kholij Online, penulis Aljazair itu mengatakan: Inilah yang terjadi di Suriah, di mana di sana ada gerakan rakyat melawan tirani dan kezhaliman, akan tetapi intervensi Iran yang sudah ada sejak era Hafez al-Assad, menenggelamkan revolusi rakyat sunni kedalam kubangan terorisme, dan intelijen Khamenei bekerja untuk mengubah menjadi perang sektarian yang kotor. Ini semua hanyalah untuk melindungi proyek bulan sabit syiahnya, yang pecah dan patah di tengahnya.

Read more

Tokoh Syiah dan Sikapnya Pada Ulama Sunni

Selasa, 2 Desember 2014 – 07:54 WIB Imam Al Ghazali, bahkan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari dikenal tegas sikapnya terhadap Syiah, apakah layak disebut badut dan orang yang kuper? FUUI dan deklarasi Anti Syiah di Bandung Oleh: Kholili Hasib SEJAK dikeluarkan buku panduan berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia” yang diterbitkan Majelis Ulama … Read more

MENTERI AGAMA MENDUKUNG PROYEK SYIAH DI INDONESIA ? BAG.3

Terkait dengan studi kritis kita terhadap buku Syiah menurut Syiah yang diberi kata pengantar menteri agama Bapak Lukman Hakim Saifudin (24 September 2014),kini kita lanjutkan dengan bagian ketiga: Menteri agama menyebutkan “Khalifah Ali bin Abi –Thalib- karramallahu wajhahu– adalah contoh teladan yang baik dalam menghadapi intoleransi, terutama ketika beliau menghadapi orang-orang yang mengaku pembela Tuhan … Read more