MUI Balikpapan Pantau Aktivitas Imigran Syiah

ALHIKMAH.CO Fajar Shadiq, anggota Jurnalis Islam Bersatu yang kini berada di Balikpapan melaporkan bahwa ada sekitar 300 pengungsi dan pencari suaka di Kota Minyak ini. Sebanyak 129 imigran asal Pakistan dan Afghanistan berada di Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Lamaru, sementara sisanya ditampung di Rumah Dinas Kepala Imigrasi Balikpapan di Klandas.

Sekretaris MUI Balikpapan, Drs. HM Jaelani yang merupakan warga kelahiran Balikpapan ini mengatakan, dirinya belum melihat ada aktivitas yang mencurigakan para imigran Syiah itu.

“Saya ini tiga malam ini datang terus ke imigrasi (di Klandas, red )saya ngelihatin, saya kan ngajar dekat situ, pulang mengajar saya lihatin, mereka kan duduk-duduk aja disitu, main ponsel di situ, belum pernah saya melihat ada aktivitas (mencurigakan, red) di situ,” ungkap Jaelani.

Namun, menurut sumber JITU di lapangan, para imigran yang berasal dari Afghanistan menurut dokumen UNHCR. Mereka terang-terangan mengaku bahwa mereka beragama syiah.

Pada Bulan Muharram lalu, para imigran Syiah ini meminta secara resmi untuk mengadakan ritual kaum syiah, Asyura di lapangan depan Rudenim yang lebih luas. Tetapi permintaan itu tidak dikabulkan oleh pihak yang berwenang.Meski tak diizinkan, para imigran syiah itu tetap melaksanakan ritual Asyura.

(fajar shadiq/jitu)

sumber : http://alhikmah.co/index.php/news/nasional/2441/mui-balikpapan-pantau-aktivitas-imigran-syiah

Leave a Comment