SYIAH RAFIDHAH ADALAH DALANG PENYERANGAN FASILITAS MINYAK SAUDI

Arab Saudi membeberkan bukti-bukti untuk memperkuat klaim mereka bahwa Iran menjadi dalang di balik serangan di fasilitas minyak mereka. Saudi menunjukkan puing-puing drone dan rudal yang ditemukan penyelidik di lokasi serangan di dua kilang minyak Aramco.

Kementerian Pertahanan menyatakan, puing-puing senjata itu adalah bukti dari kesalahan Iran.

Dua kilang minyak Aramco Arab Saudi yang berada di Abqaiq dan Khura diserang secara besar-besaran pada Sabtu (14/9/2019) pekan lalu. Awalnya, Saudi melaporkan serangan itu dilakukan dengan drone tanpa mengidentifikasi pelakunya.

Kilang minyak di Abqaiq adalah yang terbesar yang dimiliki Saudi dan salah satu yang terbesar di dunia.

Kelompok pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, Amerika Serikat (AS) meragukan klaim itu dan menuding Iran sebagai pelakunya, yang membantah tuduhan itu.

Juru bicara Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi, Kolonel Turki bin Saleh Al Maliki, dalam konferensi pers di Riyadh mengatakan 25 drone dan rudal digunakan dalam serangan pada serangan Sabtu dini hari itu.

Tak hanya puing-puing senjata yang dibeberkan di atas meja, tapi foto udara dan foto close-up dari fasilitas Aramco yang rusak juga ditunjukkan.

Al Maliki mengatakan, drone-drone yang digunakan dalam serangan adalah kendaraan udara tak berawak (UAV) Delta-Wing Iran. UAV-UAV itu muncul dari utara ke selatan, sebelum akhirnya menyerang fasilitas minyak Abqaiq.

Ini menambah daftar panjang kejahatan syiah RAFIDHAH terhadap umat islam dan kemanusiaan

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.