Monthly Archives: May 2017

PASUKAN KEADILAN MENEWASKAN 10 TENTARA IRAN

Jaisy al-Adl (Pasukan Keadilan) adalah satu kelompok oposisi Iran yang Sunni di Sistan dan Blochestan. Kelompok ini mulai kegiatannya beberapa bulan setelah dieksekusinya Abdul Malik Rigi, pemimpin Jundallah sebuah gerakan suku Balusyistan, setelah penangkapannya saat melakukan perjalanan ke Kirgizstan melalui memaksaan pesawat untuk mendarat di Bandar Abbas di bagian selatan negeri itu.


Tentara Keadilan ini mengatakan bahwa “ia berperang melawan pasukan Iran untuk mengembalikan hak-hak kaum Sunni di negara itu dan menuduh pemerintah Iran tengah menerapkan rencana sektarianismenya di wilayah itu dan juga di seluruh daerah yang dihuni oleh kaum Sunni.”

Komandan pasukan keadilan ini adalah Abdul Rahim Mollazadeh, mengeluarkan pernyataan sebagai “Shalah al-Din Farooqi,” lahir pada tahun 1979 di kota Rasik dari provinsi Baluchistan. Ia dianggap sebagai salah satu basis perlawanan paling menonjol di Balochistan, dan merupakan bagian dari Jundallah, yang didirikan oleh Abdul Malik Rigi.

Pasukan keadilan ini telah berulang kali melakukan aksi penyerangan kepada pasukan Iran, dan yang paling akhir adalah tanggal 26 april 2017 yang menewaskan 10 tentara Garda Revolusi Iran termasuk perwira tinggi, dan menawan satu perwira lagi.

Pernah dulu di TV al-Jezeerah, pendiri Rabithah Ahlussunnah di Iran Abdurrahim Mullazadah al-Balusyi menjelaskan bahwa serangan-serangan seperti ini adalah sebagai pesan kepada garda revolusi Iran agar menghentikan politik penindasannya dan politik mengubah demografi dengan cara mengusir penduduk Balusyi dari tanahnya, dan mengisyaratkan bahwa sepertiga penduduk Iran adalah Ahlussunnah, namun tertindas dalam rezim sectarian ini.

Silakan tonton oprasi pasukan Keadilan yang menewaskan 10 tentara Iran:

IRAN SARANG TERORIS, SAUDI MENJADI PAHLAWAN MELAWAN TERORISTERORIS

23 Mei 2017

www.gensyiah.net -Terorisme menyerang dan bikin kekacauan di semua negara kecuali di negara yang merawat dan melindunginya yaitu Iran.

Amerika, Uni Eropa dan semua negara mengetahui bahwa Iran adalah negara yang menampung terorisme dan melindunginya. Setelah al-Qaedah lari dari Afghanistan tahun 2003 mereka semua ditampung di Iran. Akan tetapi lobi Iran dan pemerintah Obama menutupi fakta ini dan justru mempersenjatai teroris sehingga Syiah pun berkembang dan ekspansi  sehingga Saudi mengadakan koalisi negara-negara Islam untuk menghadapi ekspansi Iran ini. hasilnya, Syiah terpukul mundur, dan terorisme juga menjadi surut. Ini semua berkat jasa Saudi Arabiya.

Oleh karena itu pemerintah Amerika kemudian memberikan penghargaan kepada badan inteligen Saudi Arabiya dalam kepiawaiannya dalam memberantas terorisme di Yaman, Lebanon, dan Suria.

Silahkan saksikan dalam dokumen berikut ini:

AGAMA IMAMIYYAH ATAU SYIAH BUKAN ISLAM?

DR. KH. Agus Hasan Bashori Lc., M.Ag

إن الحمد لله , نحمده ونستعينه ونستغفره , ونعوذ بالله من شرور أنفسنا , وسيئات أعمالنا , من يهده الله فلا مضل له , ومن يضلل الله فلا هادي له, وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ؛ وأشهد أن محمدا عبده ورسوله أما بعد :

Rabu 18 Agustus tahun 20101 saya menulis makalah berjudul “Halal Haram dalam Agama Syiah.”2

Pada waktu saya sidang komisi disertasi di UIKA setahun lalu, salah seorang penguji menggugat penggunaan saya istilah “Agama Syiah atau agama Imamiyyah”, beliau meminta data yang valid, jika tidak maka harus menggunakan istilah sekte Syiah. Setelah saya tunjukkan beberapa referensi Syiah maka beliaupun menerima. Saya sudah lama mengetahui pengakuan kitab-kitab Syiah bahwa Syiah adalah agama, dan saya sudah lama menulis makalah-makalah tentang syiah menyebut dengan istilah Agama Syiah.

Kemarin, saat sidang komisi III tentang media diacara mudzakarah ANNAS II, Ustadz Yusuf Usman Baisa meminta agar istilah agama Syiah dijadikan sebagai Keyword untuk menyebut kelompok pembenci sahabat Nabi ini. maka sayapun mengatakan kepada para peserta sidang, “Insyaallah besok saya buatkan makalah tentang Agama Syiah agar menjadi pertimbangan.” Karena kita butuh cepat maka saya akan mencukupkan dengan menerjemah apa yang ditulis oleh Kawa Muhammad.3 selengkapnya sebagai berikut:

Para ulama Imamiyyah dari dulu hingga kini bersepakat, sebagaimana telah kita jelaskan dengan dokumen dan video bahwa mereka tidak bersama kita dalam segala hal, dalam hal Tuhan, Rasul, dan Kitab suci, dengan demikian Syiah Imamiyyah adalah agama lain. Hal ini juga diakui oleh para ulama, pimpinan dan pembesar mereka. Sehingga sah saja kalau kita mengajukan pertanyaan:

Apakah Imamiyyah itu suatu agama sendiri?

Allah -Subhanahu wa ta’ala- berfirman bahwa agama yang benar di sisi-Nya adalah Islam, akan tetapi syiah Rafidhah mengatakan (menyuarakan) agama lain yaitu agama Imamiyyah. Berikut ini adalah kesaksian-kesaksian yang bercecer dari ulama, pimpinan dan pembesar mereka bahwa agama mereka namanya adalah Imamiyyah. Saya tidak menggali lebih dalam, tetapi sekedar menyampaikan yang saya temukan saja:

  1. Al-Majlisi

Al-Majlisi berkata:

ومما عد من ضروريات دين الامامية استحلال المتعة

Diantara yang termasuk pokok agama Imamiyyah yang pasti adalah halalnya nikah mut’ah.” (Al-Aqaid, hal. 58)

  1. Al-Shaduq berkata:

دين الامامية هو الاقرار بتوحيد الله تعالى ذكره

Agama Imamiyyah adalah mengakui tauhid Allah-Subhanahu wa ta’ala-.” (Biharul Anwar milik al-Majlisi, 10/393)

  1. Al-Shaduq berkata:

ومن صام قبل الرؤية أو أفطر قبل الرؤية فهو مخالف لدين الامامية

Barang siiapa berpuasa sebelum rukyah hilal atau berhari raya sebelum melihat hilal maka ia menyalahi agama Imamiyyah.” (Bihar al-Anwar, 10/401)

  1. Al-Shaduq berkata:

ومن شرائط دين الامامية اليقين والاخلاص والتوكل

Diantara Syarat agama Imamiyyah adalah yakin, ikhlash dan tawakkal.” (ibid, 10/404)

  1. Al-Shaduq berkata:

هذا ما اتفق إملاؤه على العجلة من وصف دين الامامية.

ini yang kebetulan bisa didektekan secara cepat dari sifat agama imamiyyah.” (ibid, 10/405)

  1. Imam Al-Ridha menulis surat kepada al-Makmun:

من دين الإمامية لا يفرض الله طاعة من يعلم أنه يضلهم ويغويهم.

Diantara agama Imamiyyah adalah keyakinan bahwa Allah tidak mewajibkan taat orang yang Dia ketahui bahwa Dia menyesatkannya dan menyimpangkannya.” (Ibid. 11/76)

  1. Al-Majlisi berkata:

وهذا من ضروريات دين الامامية وأما الادلة العقلية على ذلك فليس هذا الكتاب محل ذكرها

Ini termasuk pokok ajaran yang pasti dari Agama Imamiyyah. Adapun dalil-dalil aqli atas hal tersebut maka bukan kitab ini tempat menyebutkannya.” (ibid, 17/155)

  1. Al-Majlisi berkata:

حاصله أنكم إذا اعتقدتم ودنتم به إلى دين الامامية فيلزمكم القول بكل ما فيه .

Intinya kalian jika meyakininya dan mentaatinya kepada Agama Imamiyyah maka kalian harus mengucapkan semua yang ada di dalamnya.” (Ibid, 23/39)

  1. Al-Majlisi berkata:

هذا الامر أي دين الامامية.

Perkara ini maksudnya adalah Agama Imamiyyah..” (Ibid, 64/154)

  1. Al-majlisi berkata:

الاعتقاد بالولاية واختيار دين الامامية

meyakini Wilayah dan memilih agama Imamiyyah.” (ibid, 65/202)

  1. Al-Shaduq berkata:

التقية فريضة واجبة علينا في دوله الظالمين، فمن تركها فقد خالف دين الامامية وفارقه.

Taqiyyah adalah fardhu yang wajib atas kita di negera-negara kaum yang zhalim. barang siapa tidak bertaqiyyah maka telah menyalahi agama Imamiyyah dan telah meninggalkannya.” (ibid, 72/421)

  1. Al-Shaduq berkata:

في مجالسه فيما وصف لاصحابه من دين الامامية.

“… di majlis-majlisnya, dalam penjelasannya kepada para sahabatnya tentang Agama Imamiyyah.” (Ibid, 82/178)

  1. Kitab berjudul “Din al-Imamiyyah” tulisan al-Shaduq. Lihat Mu’jam Rijal al-Hadits karya al-Khu`I jilid 17 hal. 345.

  2. Al-Majlisi berkata:

و هذا يدل على أن الأمير كان عالما بحقية دين الإمامية

Ini menunjukkan bahwa Amir (pemerintah) mengetahui tentang kebenaran agama Imamiyyah.” (Mir`atul Uqul Fi Syarh Akhbar Alu Al-Rasul, jilid 6 hal 176)

  1. Al -Majlisi berkata:

الاعتقاد بالولاية و اختيار دين الإمامية 159

Meyakini al-Wilayah dan memilih agama Imamiyyah.” (ibid, 9/159)

  1. Al-Majlisi berkata:

دين الإمامية.

Agama Imamiyyah”. (Ibid, 9/293)

  1. Abbas al-Qummi berkata:

التقية فريضة واجبة علينا في دولة الظالمين، فمن تركها فقد خالف دين الامامية وفارقه.

Taqiyyah adalah Fardhu yang wajib atas kita di negara kaum yang zhalim. Barang siapa meninggalkannya maka dia telah menyalahi Agama Imamiyyah dan telah berpisah dengannya.” (riwayat tentang taqiyyah sangat banyak. Al-Kuna wa al-Alqab, 1/141)

Demikianlah 17 riwayat Syiah menetapkan bahwa Syiah Imamiyyah adalah agama, disebut agama Imamiyyah. Berarti Syiah Imamiyyah bukan Islam, agama Imamiyyah bukan agama Islam.

Hotel Asrilia Bandung, 18 Sya’ban 1438 H/15 Mei 2017

NB.

Baca makalah terkait berikut:

  • Gensyiah vs syiahali

http://www.lppimakassar.com/2012/08/gensyiahcom-vs-syiahaliwordpresscom.html

1 Dimuat di http://old.gensyiah.com/halal-haram-dalam-agama-syiah.html

2 http://www.gensyiah.net/halal-haram-dalam-agama-syiah/

3 http://www.dd-sunnah.net/forum/showthread.php?t=143565